-Hana's POV-
"HANAAAA !!!" teriak Fay.
"Uuhh ! Silau sekalii !! Mataku tak bisa terbukaa !!" teriakku.
"Hahahahaha yaiyalah. Congek-nya aja udah banyak," tawa Yukko.
"HAH ?!" teriakku kaget.
Kok bisa ada Fay dan Yukko ?! Bukannya tadi aku jatuh di trotoar gara2 ditolong sama Dave ?! Kenapa aku ada diranjang ?! Apa yg terjadi ?!
"Tenang, kami menemukanmu terjatuh di lantai FAST mart setelah berbicara dengan satu pria yg itu supir. Kami sangka kamu tidur yaudah kami bawa kesini. Eh, nge-taunya kamu gak bangun 2 hari," kata Yukko.
"Hana ! Kamu udah bangun ?! Syukurlaah. Aku sangka kamu gak bangun," kata Dongyul.
"Pihak manager gak boleh membawa-mu ke rumah sakit. Soalnya pas mereka cek kamu, kamu gak kenapa-napa. Mereka bilang kamu menderita Narkolepsi ringan. Itu cuman sementara kok. Gejalanya suka berhalusinasi, ngantuk pada siang hari, dll," cerita Jun.
Oh maka dari itu aku berhalusinasi liat supir itu. Masa aku kira dia Jaeseung.
"Wah makasih ya seonbaenim !!" seruku.
"Ya sama-sama," jawab mereka.
"Ini sekarang lagi apa ? Apa yg telah kulewati ?" tanyaku.
"Tadinya kan kami ingin pergi ke negeri kami masing-masing tapi, gak jadi. Kami undur tiket pesawatnya," ujar Fay.
"Hah ?! Demi aku !? Makasih banyaaak !!!" seruku.
"Iya kami tadinya pengen beli snack dulu sebelum ke airport, eh ada kamu lagi tiduran di lantai," ujar Yukko.
Oh iya aku baru ingat. Semua kejadian itu. Semuanya. Jadi itu semua hanyalah mimpi ?! Mimpi yg terasa sangat nyata ?! Kenapa begitu ? Mengapa aku bisa merasakannya ? Mimpi yg terlalu panjang ?
*lupa ? Cek chapter 23
"Sudah kami berangkat ke negeri kami masing-masing yaa," ujar Jun.
"Cepat istirahat," ucap Dongyul.
Dan mereka meninggalkanku sendiri di kamar ini. Aku benar-benar tidak habis pikir. Aku dan BOSS ? Dave ? Lisa ? Johnny ? Apakah aku masih bermimpi ? Ah daripada mikirin itu, mending mikirin makan apa deh. Daritadi perut bunyi. Udah malem lagi. Turun ah ke FAST Mart.
Aku pun keluar dari ruanganku dengan hoodie hitamku, legging dan sneakersku. Akupun memencet tombol turun di lift.
Tiba2 ada pria tinggi pake baseball cap, masker, sneakers, dan hoodie hitamnya yg mahal ikut masuk ke dalam lift. Pintu lift pun tertutup.
Aduhh suasananya awkward bangeett. Dia cuman tertunduk melihat lantai. Akhirnya setelah suasana awkward itu, pintu lift pun terbuka ! Aku turun dan menuju FAST Mart.
Uwaahhh, banyak banget makanannya. Mau beli apa yaa ?? Aku beli ramyun, paparo, sama juice dehh.
"Totalnya 3000 won ," kata kasirnya.
Waduh ! Duitku cuman 2000 won. Kurang 1000 won !! Gimana dong ?! Dompetku ilang sih !
Tiba2 ada cowok yg tadi di lift menaruh 1000 won ke meja kasir. Dia seperti ingin membantuku.
Tunggu bentar, sepertinya aku pernah mengalami ini. Seperti De Javu.
Dan cowok itu keluar dari FAST Mart. Aku harus ikuti dia. Aku cepat-cepat mengambil belanjaanku dan keluar dari FAST Mart.
"Hei ! Bolehkah kamu melepas maskermu ?" tanyaku penasaran.
Apakah dia Jaeseung ?
"Tentu saja ," katanya sambil melepas masker yg dia pakai.
"Jeo-Jeongkok ?!" teriakku.
'BRUUUUUUUUUUUUKKKKK'
Yup aku pingsan. Atau ini tertidur. Semuanya, seperti mimpi.
-Author Notes-
Siapa bilang ini end ? Masih ada epilog koook ! Tungguin yaaa ~
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romance[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)