-Hana's POV-
Kami ke subway bawah tanah. Kami beli dulu kartunya. Akhirnya kami naik ke kereta. Kami duduk di kursi. Akhirnya dapet kebagian kursi.
"Itu seperti Jaeseung dari BOSS," bisik cewek2 di depan kami.
"Siapa cewek itu ?" tanya seseorang salah satu dari mereka.
"Paling asistennya," jawab yg lain.
"Aku coba nyamperin dulu ya," kata cewek itu.
UGH !! KUPINGKU PANAS !! MEREKA NGOMONGIN JAESEUNGKU !! MEREKA BILANG AKU ASISTEN !! MEREKA TAU ITU JAESEUNG !! MEREKA MAU MENDEKATI KAMI !! Apa yg haru kulakukan ?!
Aku langsung menarik Jaeseung dan langsung menciumnya di depan semua orang. Kucium dia seakan-akan aku sudah ahlinya. Kami betul2 berciuman dengan sangat nikmat. Jaeseung tidak merasa kaget, dia langsung membalas ciumanku.
Haha ! Kena kau ! Sekarang mereka tidak bisa ngapa-ngapain ! Yessh ! Hana menang ! Sudah berapa lama aku ciuman ?? Ada 20 detik kali. Kami langsung menjauh untuk menghirup udara. Mereka membuka mulut mereka lebar2 karena tak percaya.
"Honeey~ kamu belajar dari mana ??" tanya Jaeseung.
"Belajar ? Itu mengalir sendiri dari tubuhku," jawabku.
"Kok tiba2 sih nyiumnya ?" tanyanya lagi.
"Ummm…. mau aja," jawabku.
Jaeseung memasang muka datar menandakan dia tak percaya dengan ucapanku. Dia tau aja aku bohong.
"Baiklah. Cewek2 di depan kita pada naksir kamu. Mereka bilang aku hanya asistennya," bisikku.
"Enak aja ! Kamu cantik gini masa asistenku ?!" ucap Jaeseung.
"Udah yuk," ajakku.
Stasiun kami sudah sampai. Kami langsung turun dari subway dan naik eskalatir dan keluar dari stasiun. Kita sampe di Myeondong ! Kyaa ! Rame bangeet ! Lagu-lagu kpop berputar kencang. Orang2 berlalu lalang sambil membawa jajanan makanan.
"Hon, coba ini yuk," ajak Jaeseung sambil menarik tanganku.
Dia membeli jajanan makanan khas korea. Tteokbokki, jajangmyeon, dkk. Semuanya enaak ! Kulihat kaca mata yg mirip dengan punyaku yg diberi oleh Dave.
Bentuknya bulat dan pinggirannya / frame-nya berwarna emas. Kubeli kaca mata itu. Aku langsung pakaikan kaca mata itu ke Jaeseung. Dia benar2 terlihat ganteeeeng !!
"Cocok," kataku sambil memandang wajah rupawannya.
"Ini bukannya kayak kaca mata kamu ?" tanya Jaeseung.
"Hehehe iya. Kayaknya aku bawa deh," kataku sambil membuka tas ransel mini-ku dan mengambil tempat kaca mata. Aku buka tempat kaca mata itu dan mengambil kaca matanya. Aku pakai kaca mata yg dari Dave.
"Sekarang kita kayak couple deh !" ujarku.
"Eits, baju kita belum punya," kata Jaeseung.
"Oh iya. Yuk kita beli !" ajakku.
Dia malah mengajakku ke toko baju ber-merek yg sedang booming akhir2 ini. Dan harganya… mahal bangeeet ! Tapi nggak buat Jaeseung. Iyalah ! Dia orang kaya !
"Ini yaa ?" kata Jaeseung sambil memegang hoodie berwarna putih yg ada logonya.
Kenapa aku malah jadi keinget sama Dave sihh ?! Hana, open your eyes ! Kamu udah punya Jaeseung disini ! Liat, Jaeseung lagi keluarin kartunya buat bayar baju couple ! Dia bener2 sayang sama kamu !
Jaeseung melambaikan tangannya, mengisyaratkan aku agar keluar dari toko. Aku segera keluar dari toko mengikuti dia. Tak terasa, bulan sudah menerangi langit yg gelap.
"Hon, udah malem. Mau balik ?" tanya Jaeseung.
"Okay !" jawabku.
Kami naik subway lagi. Akhirnya, sampai di Gangnam ! Kami langsung masuk ke gedung FAST ! Aku langsung berlari dan menekan tombol lift. Tiba2 pintu lift terbuka.
Jantungku sudah berdebar kencang. Takut melihat siapa orang yg keluar. Daaann BOSS yg keluar.
"Yelah, kirain siapa," kataku sambil mengelus dadaku.
"Ayok kita makan !" seru Ludes.
"Heeh ? Makan dimana ?" tanyaku.
"Di Jungsik !!" ucap Jeongkok.
"Hah ?! Itu kan restoran elite. Siapa yg mau bayar ?!" tanyaku.
Semuanya melihat ke Tehyong. Tehyong hanya menghela nafas.
"Restoran itu milik pamanku. Kalian boleh makan sepuasnya," kata Tehyong.
"Kyaa ! Makasih banyak Tehyong oppa ~" kataku sambil memeluk Tehyong.
"Erghmm, kamu udah punya siapa ya Hana ?" ucap Jaeseung.
"Ciee, kamu cemburu yaa ? Cuman bentar aja kok Jae Jae," kataku sambil menepuk-nepuk dada bidangnya Jaeseung.
"Aduuh mesra banget yaa. Pakai baju couple gitu. Kacamatanya sama lagi. Da best deh kalian !!" seru Sehuk.
"Udah yok," ajak Jeongkok lalu jalan sambil memainkan HP-nya.
Kok dia jadi dingin gitu semenjak aku jadian sama Jaeseung ? Argh ! Aku jadi merasa bersalah. Kami keluar dari gedung FAST. Tumben, biasanya ke basement naik mobil. Sekarang jalan kaki ! Asyiik ! Aku emang lebih suka udara alam daripada udara AC. Apalagi ini lagi musim gugur. Adeem gituu.
Yup sudah sampe di Jungsik. Gedungnya berwarna coklat keabu-abuan. Kami naik beberapa anak tangga lalu masuk ke pintu masuk. Kami langsung naik ke VIP rooms.
Tehyong langsung berbisik ke seorang pelayan. Kami langsung duduk di kursi. Katanya, ini adalah salah satu restoran terbaik di Asia.
Makanannya langsung datang. Sepertinya Tehyong yg memesankan makanan ini. Benar2 enak ! Yaiyalah, harga beda rasa juga pasti beda. Porsinya benar2 dikit. Untung aku kenyang.
"Terima kasih makanannya !" seru kami.
Kami langsung pergi dari restoran itu dan jalan kaki lagi. Untung masih di daerah Gangnam.
-Author Notes-
Jungsik itu nama restoran yaa. Janhan lupa vomment ;)
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romance[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)