-Jaeseung's POV-
"HANA !" teriakku sambil meraih tangannya.
Dia tenggelam. Aku bawa dia ke daratan. Semua berkumpul melihat keadaan Hana.
"Gimana ini ?! Siapa yg buat nafas buatannya ?!" tanya Ludes.
"Ya jelas Jaeseung laah," ucap Sehuk.
"Gak terima ! Aku aja !" bantah Jeongkok.
"Hey ! Dikira kami gak mau ?! Kami juga mau ! Tapi sekarang masalahnya Jaeseung yg terakhir sama dia," kata Tehyong.
"Yaudah sekali aja," kata Jeongkok.
Aku membasahi bibirku. Aku mulai mendekatkan wajahku ke wajahnya. Jantungku berdebar sangat kencang. Rasanya pengen meledak. Badanku gemetar.
Tiba2 Hana membuka matanya.
"Kyaaa," teriaknya lalu dia terbatuk-batuk.
Aku langsung menjauhi wajahnya.
"Yess ! Gak jadi ciuman !" teriak Jeongkok sambil berputar-putar kegirangan.
"Apa ?! Ciuman ?!" tanyanya bingung.
"Iya, tadi kamu tenggelem. Terus Jaeseung mau kasih kamu nafas buatan. Eh, kamunya udah bangun," ucap Ludes.
-Hana's POV-
Apa ?! Ciuman ?! Batal ?! Uwaah !! Nyesel aku ! Nyesel ! Tadi mah aku bangunnya lamaan aja. Kan gak jadi ciuman ! Huwaaa. Yasudahlahya, semua akan indah pada waktunya.
"Aku coba lagi ya," kataku sambil berdiri menuju kearah laut.
"Jangaan ! Nanti kamu-" kata Jaeseung belum selesai.
Aku berhenti dan berbalik melihatnya.
"Kenapa ? Tenang aja. Kamu percaya kan sama aku ?" tanyaku meyakinkan dia.
Dia hanya mengangguk.
Dan aku melompat. Daan akhirnya aku bisa berenang !! Ya ampuun dari dulu kek. Uwaah senangnya.
"Wah Hana hebat !" teriak mereka semua.
Akhirnya kami berenang bersama. Main volley bersama. Dan akhirnya capek. Kami keluar dari laut dan pergi ke pantai.
"Hey ! Selfie lagi !" ajak Ludes.
"Ayo !" teriak mereka semangat.
Kami selfie lagi dan lagi. Seneng bangeet. Kami gak pernah bosan untuk selfie.
Kami mengambil handuk dan menutupi tubuh kami dengan handuk. Kami membilas tubuh kami. Lalu memakai baju yg tadi. Setelah itu, kami merapikan tas2 kami dan membawa barang2 kami ke dalam mobil. Lalu kami pergi ke penginapan.
Sesampainya disana, kami mandi lagi. Biar bersiiih. Huft, abis ini kita bakal pulang deh ke Seoul. Aku langsung cepat2 keramas dan memakai baju.
Lalu kami cuman nyemil den roti panggang. Enaaak, sebenernya rotinya sama aja kayak di Indo. Kami langsung merapikan koper kami lalu berangkat ke airport !!
Kami mengembalikan mobil sewanya dan naik taxi ke airport. Naik jet pribadi lagi !! Kyaaa !! Seneng bangeeet. Rasanya aku udah kayak idol.
Pesawat take off dan aku terlalu capek. Jadinya aku tidur aja.
-Ludes's POV-
Ugh, capek banget. Tapi menyenangkan !! Jantungku tadi rasanya hampir stop gara2 Hana pingsan. Aku jadi penasaran dia gimana di sekolah. Dia anak yg baik bukan yaa ? Huft, Jaeseung sama dia udah deket belom nihh ?
"Hey Jaeseung hyung," panggilku sambil bisik2.
"Ada apa ?" jawabnya sambil berdiri dari tempat duduknya dan jongkok di sebelah kiriku.
"Kau udah PDKT belom sama Hana ?" tanyaku.
"Ummm, susah jawabnya. Aku punya banyak saingan. Berat semua lagi ! Tehyong dan Jeongkok !" katanya.
Apa sebaiknya kuceritakan saja cerita Hana ? Dia gak akan marah kan ?? Dia juga gak bilang itu rahasia kok.
"Hyung, jgn kasih tau siapa2 ya," kataku.
"Iya, i promise u ~ i promise u ~ yagsogheyo ~" jawabnya.
"Hana di bully di sekolahnya. Lukanya lumayan parah. Kau tidak lihat waktu di pantai ? Dia kan pake bikini. Liat punggungnya ? Itu bekas bully-nya. Dia diperebutkan oleh 5 cowok ! 2 dari Indonesia dan 3 lainnya kalian ! Aku khawatir dengan yg di Indonesia," ucapku.
"Kenapa khawatir ?" tanyanya.
"Entah," jawabku.
"Kau buat dia hanya memimikirkan kau sepanjang waktu," ucapku.
"Gimana caranya ?" tanya Jaeseung.
"Caranyaaa…." kataku.
-Author Notes-
Vote dan komen dongg. Jangan jadi silent readers yaa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romansa[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)