Bonus Chapter : Tabrak Lagi

683 18 0
                                        

5 tahun yang lalu,

-Hana's POV-

'TIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNNNNNN'

"HANAAA !!" teriak Dave sambil mendorongku.

Aku terjatuh di trotoar. Dave tertabrak mobil. Dan mobilnya menabrak sebuah motor. Oh tidak ! Motornya berjalan kearahku. Aku tidak bisa bergerak. Tubuhku kaku.

'BRAAK'

Kakiku terlindas motor. Sakit. Sangat sakit. Penglihatanku buram.
.
.
Ahh silau. Tanganku di infus, aku memakai baju rumah sakit, aku tiduran di ranjang.

"HANAAA !" teriak Lisa sambil berlari kearahku

Dia langsung memelukku erat.

"K-kamu gimana ? Masih sakit ?" tanyanya.

"Iya," jawabku.

"Dave mana ?" tanyaku.

"Ish kamu ! Pentingin dulu diri kamu !" bentaknya.

"Ehe, kata dokter gimana kondisiku ?" tanyaku.

"Emm ituu….."

"Sudah gakpapa. Ngomong aja"

"K-kata dokter k-kaki kamu yg kanan...patah," jawabnya.

Pa-patah ?! Gimana dengan karirku ?!

"Tapi tenang saja. Kata dokter kamu cuman butuh 3 bulan buat pemulihan," ucapnya.

"Syukurlah. Aku sangka aku bakal mati. J-Johnny dimana ?" tanyaku.

"Johnny lagi temenin Dave," jawabnya.

"Dave gimana keadaannya ?" tanyaku.

"Dia kaki kanannya patah dan ada beberapa luka jahit di tangan kanannya," jawab Lisa.

'Cklek'

"Hana, maaf. Maafkan aku yg bodoh ini. Aku memang tidak berguna. Hanya menyusahkan orang lain. Aku tidak berhak memilikimu," kata Johnny yg baru saja masuk ke kamar sambil menangis dan berlutut.

"Hey, Johnny. Tenanglah. Aku tidak menuntutmu. Ini semua bukan salahmu. Ini sudah jalan Tuhan," ucapku.

"H-Hana, aku benar2 egois. Aku ini memang cowok b@j!ng@n. Aku-"

"Hentikan ! Jangan mengatai dirimu seperti itu ! Lupakan semuanya ! Semuanya sudah terjadi. Huft, kamu ini ! Bukannya menanyakan  keadaanku malah menangis di hadapanku," ujarku.

"B-bagaimana disana ? Baik2 orangnya ?" tanyanya.

"Sangaaat baik. Aku dapat banyak teman baru disana dan juga seorang pacar," jawabku.

"PACAR ?!" tanya mereka berdua.

"Iya pacar. Kapan-kapan aku kenalin dehh," ucapku.

"Han, sorry nih, aku mau balik ke rumah. Udah malem soalnya," ujar Johnny.

"Iya nih aku juga," tambah Lisa.

"Yaudah sana istirahat. Nanti chat aja yaa," kataku.

"Okee ! Bye~" ucap mereka lalu pergi dari kamar.
.
.
"Baik dokter, terima kasih banyak"

Aku baru saja berbicara dengan dokter. Katanya aku bisa dipindahkan ke rumah sakit di Korea 5 hari lagi. Oh iya ! Aku harus kasih tau FAST Entertainment tentang kejadian ini. Semoga saja aku tidak dikeluarkan.
.
.
"Arasseo, ne, gamsahabnida ~"

'Tuut'

Pihak manajemen bilang aku tidak dikeluarkan karena kejadian ini. Tapi, aku bakal di tetap di test di rumah sakit tiap akhir bulan. Mereka akan mengetes kemampuan aktingku dan bernyanyi.

Kalo menari…kurasa aku belum bisa sekarang. Kakiku, aset penting buat menari, patah. Untungnya cuman 1 kaki saja. Kalo dua2 nyaa…..gak tau deh.

-Author Notes-

Udah ada pertanyaan yang kejawab ? Tunggu bonus chapter yg lain untuk dapat jawabannya. Vomment ;)

Like A Dream [COMPLETED✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang