-Hana's POV-
Sudah kuduga. Ngopi bareng, eh ngetaunya pada main handphone sendiri2. Aku ajak mereka main deh.
"Guyss ! Kita main truth or dare yukk," ajakku.
"Ayoo !" kata mereka sambil menyimpan handphonenya.
Aku mengambil botol kosong yg berada di meja. Kuputar daannn.…
"Hana kena !" Teriak mereka.
"T or D ?" tanya Lisa.
"Hmmm, T aja dehh," jawabku.
"Kamu pilih Johnny atau Dave ?" tanya Lisa sambil nyengir.
Nihh anaaakk !!
"Pertanyaannya jgn yg gini dong !" Kataku.
"Harus dongg. Ayoo jawab !" ujar Lisa.
"Belum, belum ada," kataku.
"Waduuhh BELUM. Nanti iya kok. Kode keras tuuhh," kata Lisa.
"Iishh," kataku malu.
"Yukk putar lagi !" Kata salah satu teman Dave dan Johnny.
Botolnya berputar kencang.
"Dave kenaa ! T or D ?" tanyaku.
" T aja dehh," kata Dave.
"Cepat kasih tau salah satu rahasiamu," kata Johnny.
"Ummm. Okaayy. Aku… Suka… Hana," kata Dave tersipu malu.
OMG WHAATT ?! ADUUHHH Aku gak tau lagi mukaku kayak gimana.
"Cieeee cieeee," teriak mereka semua.
AAAHHH AKU GAK TAHAAANN !! Aku kabur keluar dari cafenya. Aduuhh kemana ya enaknya ??
"Hanaa !" kudengar teriakkan Dave dari belakang.
Aku langsung kabur melarikan diri. Fiuh untung ada banyak orang.
"Hana," ucap Dave sambil menggenggam tanganku.
Aku melihat kearahnya.
"Hana, aku tahu aku salah. Aku mustinya gak boleh suka kamu. Supaya kamu bisa sama Johnny. I know but, please forgive me. Aku gak mau bermusuhan atau jaga jarak denganmu. Aku gak bisa jauh darimu !" kata Dave.
"Dave, aku bilang sesuatu ke kamu ya, cinta itu tidak bisa dipaksakan. Tapi cinta itu butuh pengorbanan," kataku bijak.
"Jadi ?? Kamu maafin aku ?" tanya Dave.
"Dave, kamu gak salah Dave. Aku kabur karena aku malu !" kataku.
Dia hanya bengong.
"Aku gak tau harus ngapain pas kamu bilang gitu," kataku malu.
"Tuh kan ! Jadi awkward ! Aku mau balik dulu yaa udah sore," kataku.
"Mau aku anterin ?" tanya Dave.
"Eh gak usah deh sekali-kali," kataku.
"Yaudah, byee ~" kata Dave.
"Bye~" kataku sambil melambaikan tangan.
Aku pergi ke lobby mall dan memesan Be-jek. Aku baru pertama kali order Be-jek. Aku masih takut.
"Atas nama mbak Hana yaa ?" Kata seorang pria yg sepertinya supir Be-jeknya.
"Ah iyaa !" Kataku.
Akupun naik ke motornya. Dia menghidupkan mesinnya dan jalan. Ehh, tunggu kenapa jalannya kesini ?!
"Mas, kita salah arah," kataku.
Supirnya gak jawab. Tiba2 dia berhenti di jalan yg sepi.
"Mas, motornya mogok ?" Tanyaku.
"Mbak, ikut saya yuk," katanya dengan muka mesumnya.
"Maaf ya mas, sebaiknya saya pulang," kataku menyadari keinginan mas Be-jeknya.
"Ayolah mbak, sekali-kali," katanya sambil memegang tanganku erat.
"Mas budeg ?! Mas gak ngerti ?!" Kataku kesal.
Dia tetap menarik tanganku. Aku meronta-ronta.
"Hei bang ! Jangan main2 sama cewek saya !" kata Johnny yg baru datang.
OMG !! Kayak dinovel-novel. 'Pahlawaaaaankuu' Serius Hana ! Tapi tadi dia bilang 'cewek saya ?!' Yahh walaupun bo'ongan, tetep aja menyenangkan ! Johnny melepaskan tanganku dari genggaman si mesum ! Dia mendorong kencang si mesum sampe terjatuh. Lalu kami buru2 kabur sebelum dia berdiri. Kami lari ke mobilnya Johnny. Akhirnyaa aku masuk ke mobil Johnny.
"OMG JOHNNY !! Makasih banyaaakk. Aduuh kalo gak ada kamu, aku gak tau jadi apa !" kataku.
"Ehehe sama-sama. Yuk aku anterin kamu pulang," kata Johnny.
Eh tunggu, kenapa dia bisa tau aku dimana ?! Yasudahlahya, yg penting aku selamat.
15 menit yg lalu
-Johnny's POV-
"Hana gimana ?" tanyaku saat Dave kembali ke cafe.
"Oh, dia gak apa-apa. Sekarang dia udah pulang sendiri," kata Dave sambil duduk.
"Hah ?! Sendiri ?! Biasanya kamu yg anterin," kataku.
"Dia lagi mau sendiri," kata Dave.
Aku punya firasat buruk.
"Guys, gw duluan yaah," kataku terburu-buru.
Aku keluar ke lobby dan melihat supir Be-jeknya. Aku buru2 ke parkiran mobilku dan mengikuti supir Be-jeknya. Kulihat Hana ditarik-tarik oleh cowok. Aku turun dari mobil dan mendorong cowok itu.
Sekarang
-Hana's POV-
"Kamu diapain ?!" tanya Johnny.
"Sama si mesum ?! Cuman ditarik-tarik," kataku.
"BWAHAHAAHA SI MESUM ! YAOLOH NGAKAK AMETT !" tawa Johnny.
"Apa yg lucu coba ?! Abis aku mau panggil dia apa ?!" kataku.
"Aduuhh, sorry sorry. Panggil bapak aja kek," katanya sambil meredakan tawanya.
"Yuk udah sampe," kata Johnny.
"Thank youu so muccchh Johnny Andreewww ~" kataku karena teringat kejadian waktu itu.
"Ahahaha. You're welcome Honeey~" katanya.
"Namaku Hana bukan Haney ! Haney nama adikku," kataku.
-Johnny's POV-
Laahh dia salah sangka kali yaa ?? Yg gw maksud HONEY bukan HANEY ! Yasudahlahya.
"Gak usah bayar kok, bayar aja pake cinta," bisikku.
"Apa ?" tanya Hana.
"Ahh, gak usah bayar kok," kataku.
"Makasiihh. Bye Johnniee ~" ucapnya.
"Byee~" kataku.
-Author Notes-
Hi semuaanyaa. Baca terus yaa cerita inii. Jangan lupa vote dan komen :)
KAMU SEDANG MEMBACA
Like A Dream [COMPLETED✔]
Romance[COMPLETED] Hana, kelas 1 SMA, sering dibully, gak populer, gak punya temen. Tapi hidupnya berubah semenjak dia jadi trainee dan pindah ke Korea. Bertemu Jaeseung dan BOSS adalah hidup yang baru baginya. Sampai dia sadari kalau "hidupnya" yg selama...
![Like A Dream [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/141111556-64-k639772.jpg)