Chapter 55 : Apologize

594 19 0
                                        

-Hana's POV-

Aku langsung buru2 menutup pintu. Huuaah, mukaku pasti meraah !! Aduh, Jaeseung bangun lagi.

"Morning Honey," kata Jaeseung sambil duduk.

"Jae jae !!" teriakku sambil naik ke ranjang dan memeluknya.

Tiba2 air mataku keluar. Aku gak bisa menahannya. Air mataku turun begitu deras.

"Loh, Hon. Kenapa ? Kok nangis ?" tanyaku.

"Maafkan aku. Aku benar2 minta maaf," tangisku.

"Kenapa ?? Hey, jawab aku. Ada apa ? Siapa yg membuatmu nangis ?" tanya Jaeseung sambil melepas pelukannya dan memegang pundakku.

Dia menatapku kebingungan. Aku sendiri juga bingung, kasih tau atau enggak yaa ??

"Umm, janji gak kasih tau siapa2 yaa..hiks..," ujarku sambil mengeluarkan jari kelingking-ku.

"I promise u~ I promise you~ Bichnadeon bomnal ap-e ~
Yagsoghaeyo ~" Jaeseung bernyanyi sambil mengeluarkan jari kelingking-nya.

Akhirnya kami menyilangkan jari kelingking kami.

"Baiklah...hiks, jadi begini ceritanya, tadi.. tiba2 si Tehyong mencium bibirku. Aku mau melawannya tapi aku sangat lemah. Badanku gak bisa bergerak. Aku merasa benar2 tidak nyaman," kataku.

"Ya mungkin, ini salah aku juga kali yaa. Soalnya tadi aku nanya kayak gini 'Oppa, kenapa sih kamu jauhin aku terus ?' terus si Tehyong malah mendorongku ke tembok," tambahku.

"Terus dia ngomong 'Alasannya karena aku sangat menginginkan tubuhmu' gitu ceritanya," tambahku lagi sambil kembali menangis.

"Itu bukan salah kamu kok," kata Jaeseung sambil kembali memelukku.

"Huwaa !! Ini salahku. Hikss…..Aku..hiks..sudah..hiks... selingkuh dari Jae jae !! Huaaa !!" teriakku sambil menangis.

"Ssst, sudah jangan menangis," ucap Jaeseung sambil mengelus punggung-ku.

"Aku benar2 minta maaf. Jae jae..hiks… maafin aku kan ??" tanyaku sambil terisak-isak.

"Tentu saja. Sekarang, cuci bibir kamu pake air yaa. Jangan sampe air liur Tehyong tersisakan," perintah Jaeseung.

"Siap !" kataku sambil hormat dan langsung pergi ke kamar mandi.

Aku langsung kumur2 berkali-kali dengan obat kumur. Huaah rasanya segar sekali. Aku keluar dari kamar mandi.

"Yaudah, aku mandi dulu ya," kata Jaeseung sambil berusaha untuk berdiri.

"Jangan !" ucapku sambil menarik tangannya.

Aku gak tau kenapa tanganku gerak sendiri. Ada apa dengan diriku ?!

"Kenapa ?" tanya Jaeseung sambil mengelus kepalaku.

"Jangan tinggalkan aku," kataku.

"Kamu mau ikut aku ?" tanya dia sambil menaikkan sebelah alisnya.

"Kyaa ! Enggak," kataku sambil melepas tanganku dan menutupi wajahku dengan telapak tanganku.

"Yasudah, aku mandi dulu yaa. Cepet kok," katanya lalu masuk ke kamar mandi.

Huft, gak kerasa yaa. 4 hari lagi aku balik ke Indonesia. Ada bagusnya, ada enggaknya. Bagusnya, bisa ketemu keluargaku dan teman2ku. Enggaknya, aku meninggalkan pacarku.

Aah, aku masih gak nyangka. Aku beneran pacarnya Jaeseung ?! Gak bercanda kan ?? Aku gak tau harus ngomong berapa kali. Benar2 aku pacar Jaeseung !! Tapi, kok aku masih ragu ya. Apa sebaiknya aku pilih Jaeseung, Jeongkok, Dave atau Johnny ??

Memang aku sangat labil yaa. Aku suka Johnny cuman gara2 fisik ?! Huh, mending gak usah pilih cowok br@*!$3k itu. Dia kan pernah ngatain cewek gajah. Jahat bangeet. Kejam ! Tapi, gara2 itu kan dia disuka-in banyak cewek. Gara2 dia badass.

Aku sih lebih milih cowok gak munafik, perhatian, peduli, dan lain-lain. Jaeseung, Jeongkok, dan Dave, 3 cowok baik. Waduh ! Jaeseung balik !

-Author Notes-

Vomment yaak. Pliss. Baca terus yak. Jgn lupa baca 'Cinta Putih Biru' Makasehh

Like A Dream [COMPLETED✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang