Shorya baru kembali ketika waktu menginjak subuh. Jugook itu tidak berkata apa-apa saat mendapati Shui masih terjaga dan tengah duduk-duduk di pinggir jendela kamar. Melihat kemuraman makhluk itu, Shui menahan semua pertanyaan yang ingin ia ajukan padanya. Apa yang terjadi?
"Ini aneh," Shorya duduk di atas permadani, kemudian menghela napas panjang. "Kami tidak menemukan apa pun."
"Apa maksudnya?" Shui mengerutkan kening.
"Energi Martimuran," jawab Shorya pelan. "Kami tidak dapat melacak ke mana perginya."
Shui semakin tidak mengerti dengan penjelasannya.
"Setiap Jugook memiliki pancaran kekuatan yang berbeda-beda, yang mana energi tersebut mampu dirasakan oleh Jugook-jugook lain dalam jarak yang beragam. Kadang kami bisa merasakan energi Jugook yang kuat dari jarak yang sangat jauh, tetapi terkadang kami juga tidak mampu merasakan energi Jugook lemah yang jaraknya sangat dekat," Shorya memulai penjelasannya.
(30 April 2018)
Taraaaaa.....
Jeng jeng jeng.... *suara efek dramatisasi*
Hayo... Ternyata Sheya terima lamaran Junuran. Apakah yang akan terjadi pada mereka?
Sanggupkah Junuran berpisah dari Sheya? *deng deng deng*
*dilempar timbunan buku*
Wakakak... Maaf, saya rada dramatis. Saya lagi tertarik bikin tokoh saya nelangsa - senelangsanya. 😂😂
Entah apa yang terjadi sama Junuran nanti...
Lalu gimana Shui dan Sheya bisa menikah?
Tunggu saja. Kayaknya kalian akan mencium aroma2.... 😏😏
Jangan lupa tinggalkan vote, komen, dan dukungan sama cerita ini. Terima kasiiiih... 😘😘
Update (Sabtu, 5 April 2025)
Mulai bulan ini saya akan pindah lapak, begitu juga dengan cerita-cerita saya. Sengaja saya sisakan sebagian cerita untuk menunjukkan kapan cerita saya pertama kali ditulis di sini. Terima kasih~~
KAMU SEDANG MEMBACA
The Conquered Throne
FantasíaSeorang Jenderal Kekaisaran menikahi gadis desa yang tinggal di perbatasan. Tidak ada senyum, tidak ada kebahagiaan, dan hanya ada rasa sakit. Mampukah keduanya bertahan dalam pernikahan tersebut? Atau... Bisakah mereka menyelami perasaan masing-mas...
