3

2.6K 217 34
                                        

Tok tok tok

"Nde?" Seohyun berbalik untuk mengetahui kepala siapa yang muncul dibalik pintu.

"Dokter Seo!" Seru Serin dengan senyum lebarnya. "Sudah mau pulang?"

"Iya. Ada apa?"

"Ini mengenai Dokter Lim. Dokter Park setuju mengajak kita semua makan malam dalam rangka merayakan kedatangannya. Bukankah luar biasa orang pelit sepertinya mengajukan diri?"

"Makan malam terdengar menyenangkan"

"Tentu saja, makanya kau juga harus ikut. Karena satu tim maka tidak boleh ada yang tertinggal. Don't you think so?"

"I think so, but for tonight I... guess I can't. I'm sorry"

"Why?" Serin memasang wajah cemberut sambil menggandengnya keluar. "You have another appointment?"

"Not really, I just..."

"Dokter Seo!" Yeji melambai pada mereka dari tengah lobi bersama dua rekannya.

"Apa ini? Kalian menunggu kami daritadi?" Tanya Serin tidak percaya.

"Siapa yang menunggu? Kami juga baru selesai. Kau tau, Dokter Lim sangat cepat beradaptasi sebagai orang baru"

"Lingkungan disini tidak jauh berbeda dengan rumah sakit tempatku bekerja dulu. Kecuali tentu saja ini lebih besar dan punya fasilitas lengkap"

"Jika itu berterima kasihlah pada direktur terdahulu" Serin merangkul Seohyun.

"Direktur Seo sungguh membuat rumah sakit ini menjadi yang sangat maju dibandingkan dulu. Entah bagaimana dia melakukannya"

"Direktur Seo? Maksudnya..."

"Oh, bukan" Seohyun langsung menggeleng. "Itu bukan aku"

"Kau keliru tapi tetap benar" Tambah Yeji sebelum berbisik. "Direktur Seo adalah ayah Dokter Seo "

"Sungguh? Jadi sekarang sudah digantikan dengan yang lain?"

"Hm-mm"

"Sekarang beliau ada dimana, sunbae?"

"A..."

"Sekarang Direktur Seo sudah tidak tinggal di Korea lagi" Potong Park WonHo dengan nada lesu. "Dia tinggal di Tiongkok dan menjalankan bisnis keluarga bersama istrinya disana"

"Bisnis? Jadi beliau berhenti?"

"Dia..."

"Berhenti itu tidak karena dia masih mengajar di universitas disana" Lagi lagi jawaban Seohyun disela oleh orang yang sama.

"Haruskah anda yang menjawab semua pertanyaan?" Sindir Yeji. "Daritadi Dokter Seo ingin menjawab tapi anda terus memotongnya"

"Benarkah? Maaf. Tapi dulu kami memang dekat jadi sedikit banyaknya aku memang mengenal direktur"

"Dokter Park lebih suram dibanding biasanya" Keluh Serin. "Apa yang terjadi?"

"Ini hanya diantara kita" Ungkap Yeji dengan hati hati. "Setelah kupancing akhirnya dia memberitahuku bahwa ternyata istrinya datang ke tempat gym bukan untuk olahraga, melainkan memang dia dekat dengan salah satu instruktur pria disana"

Breath Of YearningCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang