★ Dua puluh sembilan

3.1K 125 0
                                        

Faiz duduk di depan teras rumahnya, sembari menatap langit langit penuh bintang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Faiz duduk di depan teras rumahnya, sembari menatap langit langit penuh bintang. Faiz sedang dilanda kebingungan, kebingungan tentang sikap cewek yang selama ini dia sukai, siapa lagi kalo bukan Mitha?

Dia kenapa? Kenapa menjauh? Monolog Faiz.

Faiz mengambil ponsel yang berada di sampingnya, dia membuka aplikasi bernama whatsapp.

"Halo, kenapa Iz? Tumben nelpon gue?"

"Gue butuh bantuan lo, Ki."

"Bantuan apa? Tenang lo kan sahabat gue!"

"Cari tau kenapa Mitha jauh dari gue," ucap Faiz.

"Emang kenapa lagi tuh si Mitha?"

"Nanti gue ceritain besok dah."

"Oh oke-oke, siap!"

"Thank you ya, Bro!"

"Kalem sih, kayak sama sapa aja lo," kekehan terdengar dari seberang.

"Oke, gue tutup ya." Setelah itu Faiz mematikan sambungan teleponnya dan beranjak untuk masuk ke rumah. Kerena udara dingin sudah menyentuh tulang berulangnya.

◍•ᴗ•◍


"Raka!! Keren banget sumpah tadi!!" ucap Ima menggebu-gebu. The litle mouzt baru saja tampil untuk mengisi cafe indah.

"Bukan gue tapi kita," ucap Raka.

"Iya-iya kalian keren abiss!! Nanti pas ulang tahun gue, kalian tampil ya?"

"Kapan?" tanya Nizar.

"Minggu depan, Zar."

"Oh oke! Bisa diatur," ucap Burhan.

"Makasih! Gue tunggu kedatangan kalian nanti!" seru Ima.

"Ma?" panggil Raka.

"Iya raka sayang?"

"Ck, apaan dah!" kata Ibnu.

"Kok malah lo yang sewot?!"

"Udah-udah! Ima? Makasih ya udah mau dateng, tapi kayaknya lo harus pulang dah udah malam soalnya, gak baik untuk cewek," tutur Raka. Ima reflek melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Oh iya jam setengah sepuluh!"

"Iya, lo tadi berangkat pake apa?" tanya Nizar.

"Taksi."

"Yaudah gue pesenin taksi ya?" tawar Raka.

"Wah baik amat si doi!"

"Mulai lagi!" kesal Ibnu.

"APA?!!"

"Udah-udah ribut mulu heran! Jangan-jangan jodoh kalian," celetuk Burhan membuat Ibnu dan Ima melotot.

"OGAH!"

"OGAH!"

"Tuh kan, jawab aja barengan!" goda Burhan.

"Bodo ah!"

"Tuh taksinya udah sampai di depan," tunjuk Raka.

"Makasih ya, gue balik dulu, sampai jumpa besok pagi!" ucap Ima.

◍•ᴗ•◍

Burhan baru saja selesai mengantar Raka dan Nizar, tinggallah Ibnu yang belum ia antar.

"Nu?"

"Apa?"

"Lo suka ya sama Ima?" tanya Burhan kepo.

"Idih, cewek itu? OGAH GUE!"

"Seriusan? Terus kalo kagak, ngapain lo sewot pas Ima manggil Raka sayang?"

"Haha ... Becanda gue!" Ibnu tertawa dalam mobil Burhan.

"Tiati! Becanda lo bisa jadi cinta," ucap Burhan.

"Idih!" Ibnu bergidik ngeri. Ogah aja sih gue sama dia! Batinnya.

◍•ᴗ•◍

Rintik hujan jatuh ke bumi, membuat genangan di beberapa tempat. Mitha memilih untu berangkat di antar oleh sang Papa, karena dia malas jika jadi bahan gosip lagi.

"Papah gak bisa jemput nanti pas kamu pulang, kamu pulang sama raka aja ya?"

"Eh, Pah. Gak usah, Mitha bisa naik taksi aja kok, sekalian mau beli bunga juga," ucap Mitha.

"Yah, papah udah terlanjur ngomong sama raka, gakpapa ya sayang?"

"Yah ... Yaudah deh pah, aku masuk dulu ya, papah hati-hati!"

"Iya, Nak. Belajar yang bener ya sayang."

Mitha melambaikan tangannya kearah pria berusia 40 tahun itu.

"Tumben diantar papah? Gak sama raka lagi?" tanya Nisa.

"Enggak deh, telinga aku panas digosipin terus," ucap Mitha.

"Mit! lihat gue?" Reflek Mitha menoleh dan menatap wajah Nisa.

"Mereka tu iri sama lo, mereka pengen kayak lo, lo itu beruntung mit, dan iya satu lagi, jangan dengerin omongan mereka, kadang tuh dia ngomong tapi ga mikir. Btw kalo lo ada masalah atau apa, cerita aja ke gue, insyaallah gue pasti bantu" cerocos Nisa panjang lebar.

Mendengar Nisa berkata seperti itu, dia ke ingat kejadian kemarin pas sama Fina CS.

"Iya-iya emakku! Makasih sarannya, tapi aku lagi ga punya masalah, gimana dong?"

"Serius?"

"Duarius!"

"Yaudah, Intinya kalo ada apa-apa, lo harus cerita!"

"Yaampun! Iya Nisa."

♥(✿ฺ'∀'✿ฺ)ノ

Haloo kalian! Apa kabar! Kabar baik semoga!!

Bab 29 akhirnya update! Jangan lupa baca! Jangan lupa juga vote dan coment!

Semoga suka yaa:)

Happy reading guys!

_Dita putri♡

Mitha Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang