★ Tiga puluh dua

3K 128 8
                                        

"Permisi? Gue boleh minjem Mitha sebentar?" Semua orang yang berada dalam meja itu langsung menoleh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Permisi? Gue boleh minjem Mitha sebentar?" Semua orang yang berada dalam meja itu langsung menoleh.

"Eh, Kak Faiz?" ucap Nisa.

"Mit? Ada yang gue pengin omongin," ucap Faiz.

"Tapi Ka---"

"Udah, Mit. Gapapa," ucap Nisa.

"Lagian kasian tuh Kak Faiz udah nyamperin lo segala," timpal Danu.

"Yaudah deh, tapi bentar aja ya, Kak."

"Iya."

Faiz membawa Mitha ke taman yang berada tak jauh dari ruang ekskul pramuka.

"Mau ngomong apa?"

"Duduk dulu, Mit." Mitha menurut dia duduk di samping Faiz.

"Waktu itu, lo diapain sama Fina?"

"Jujur Mit, gue udah tau juga semuanya ...."

Ha? Kok bisa? Kenapa dia bisa tau? Apa Raka ...

"Diapain emang? Aku gak di--"

"Lo di labrak mereka? Mereka ngancem lo?"

"Eng---"

"Enggak salah lagi, dia nyuruh lo buat jauhin gue? Makanya dari kemarin lo jauhin gue?"

"Mit, kenapa?"

"Aku cape kak. Setiap aku ada di dekat kakak, pasti di gosipin!"

"Mereka iri sama lo, Mit."

"Apa lo risih deket sama gue?"

"Eh bukan gitu, Kak ...."

"Yaudah kalo lo mau gue jauhin lo, gue bakal jauhin, biar lo gak risih lagi."

"Kak Faiz! Bukan gitu ih!" Mitha mengejar Faiz yang beranjak meninggalkannya.

Langkah Faiz semakin lebar, hingga Mitha tertinggal lumayan jauh. "Kak Faiz!"

Mitha menghentikan aksinya itu, Kenapa kak faiz gak bisa ngertiin aku?!

◍•ᴗ•◍

Seperti yang dibilang Hadi -papah Mitha- kalau pulangnya bakal dijemput oleh Raka. Kini Mitha sedang berada satu Mobil dengan Raka.

"Gue lapar, makan yuk?!" ajak Raka.

"Kalo mau makan makan aja, aku kenyang!!" ketusnya.

"Yakali gue makan sendirian!"

"Terus?"

"Temeninlah ...."

"Gak mau!"

"Yakin gak mau?" Mitha mengangguk.

"Nanti gue ajak ke toko bunga deh, kata bokap lo, lo mau beli bunga mawar? Tenang gue bayarin ...."

"No!"

"Gue ajak lo ke gramed deh, lo pilih aja novel yang lo mau, nanti gue bayar." Mata Mitha mulai berbinar, tatkala mendengar kata Novel.

Dia memang suka Novel, bagi Mitha dunia Fiksi jauh lebih menyenangkan dari pada dunia nyata.

"Serius?" Raka mengangguk.

"Yaudah ...."

"Jadi gue ditemenin makan nih?"

"Iya, bawel."

"Asyiaapp!" Raka langsung memilih tempat makanan yang akan mereka datangi.

◍•ᴗ•◍

Sudah waktunya pulang, tapi Faiz masih berada di pinggir lapangan basket. Bukan sedang ekskul basket tapi sedang melamun.

Dia memikirkan soal Fina dan Mitha, dia juga sedang memikirkan tentang SNMPTN.

"Woy! Belum pulang lo?!" sebuah tampolan mendarat di bahu kiri Faiz.

"Eh, Bro."

"Ngapain?"

"Lagi pengen aja," balas Faiz.

"Gak percaya gue, lo itu muka muka susah untuk bohong, Iz," ucap Zanu. Dia adalah kakak kandung Danu, dia seangkatan dengan Faiz. Zanu dan Danu hanya terpaut 2 tahun.

"Bisa aja lo!" Faiz menepuk lengan Zanu.

"Lo kenapa? Ada masalah sama cewek lo?"

"Gue gak punya cewek."

"Lah cewek yang satu kelas sama adek gue sapa?"

"Harusnya status OTW sih tapi jadi Hiatus atau bahkan resign."

Dalam anime, arti dari kata hiatus 
adalah suatu keadaan di mana anime akan diberhentikan atau ditunda sementara dengan beberapa alasan. Sedangkan resign artinya mengundurkan diri.

"Kok gitu?"

"Lo tau si Fina kan? Lo inget kasus Rere? Mitha sama seperti Rere."

"Maksud lo? Mitha dibuly gitu?" Faiz hanya bergeming.

"Astaga, nekat amat tuh cewek. Kenapa gak lo laporin aja, Iz? Kan dia udah dapet peringatan, kalo sekali lagi dia lakuin, dia bakal di DO."

"Gue emang kesel sama tuh cewek, tapi gue juga masih punya sifat kemanusiaan. Kalo gue buat dia susah, apa bedanya gue sama dia?"

"Hmm ... Bener juga sih, terus jalan keluarnya gimana?"

"Pergi jauh. jika itu buat dia tenang, gue rela. I'm Ok."

"Gue salut sama lo, Men," ucap Zanu sembari merangkul Faiz.

"Tenang aja, kalau tuhan ciptain Mitha buat lo, pasti ada aja jalannya buat kalian bersatu, tapi jika malah sebaliknya, gue yakin orang sebaik lo pasti dapet jodoh lebih baik lagi."

"Aamiin," balas Faiz.

"Yuk pulang, lo mau di sini sampai pagi?"

"Enggak sih," jawab Faiz.

"Yaudah pulang."

"Kuy!!"

♥(✿ฺ'∀'✿ฺ)ノ

Haloo kalian! Apa kabar! Kabar baik semoga!!

Bab 32 akhirnya update! Jangan lupa baca! Jangan lupa juga vote dan coment!

Semoga suka yaa:)

Happy reading guys!

_Dita putri♡

Mitha Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang