Soobin cuma bisa menatap dengan bingung kearah seseorang yang sedang bersantai di kursi yang ada di depan kelasnya itu.
"Pura-pura gak tau aja Soobin, lebih baik menghindari masalah walaupun kata kak Yeonjun kalo gak salah ngapain takut, ya harus dilawan sih," ucap Soobin sendiri lalu dengan cepat dia berjalan dengan cepat demi menghindari anak cewek yang sedang duduk itu.
"Mau kemana? Gue dari tadi lho nungguin lo datang, pergi kesini dengan siapa lo? Calon gue?" tanya cewek itu membuat Soobin cuma bisa menghela nafasnya dengan kasar.
Apaan sih nih cewek, halu banget dari kemarin bilang calon-calon mulu, padahal Yeonjun sudah menolak dia.
Lagipula sebenarnya harusnya kan dia dekatin Yeonjun bukannya dirinya, dasar aneh.
"Maaf ya, tapikan aku emang gak ada urusan sama kamu, jadi kenapa kamu nungguin aku," jawab Soobin mencoba memberanikan diri walaupun pasti nanti kebanyakan orang disini bakalan membela tuh cewek.
Ah bukan kebanyakan sih, tapi semuanya, bodoh banget ya Soobin.
Siapa juga yang bakalan belain dia, kecuali pacarnya itu?
Renjun, Yeonhee, ataupun Haechan kayaknya gak mungkin, itu bisa aja cuma kebetulan aja, lagipula apa peduli mereka sama Soobin coba?
"Maaf aku cuma mau bilang satu hal ini aja, kamu ternyata lebih halu dari kak Dayoung."
Dan ya, Soobin pastikan sebentar lagi akan ada air yang terlempar ke dirinya, sudah hapal dia, resiko datang agak siang ya begini, sudah banyak rencana yang dilakukan oleh anak-anak di sekolahnya.
Masih mending air bersih lah ini airnya sudah dicampur-campur dengan air apaan, entah Soobin gak tau apaan, yang jelasnya baunya sangat gak enak.
Soobin sudah mempersiapkan baju ganti kok di lokernya entah tapi, lokernya kan suka diacak-acak juga sama orang di sekolah ini, entah mereka menggunakan apa membukanya.
Dan benar, Soobin tau dirinya sedang terguyur sama air dari atas kepalanya dan dia juga merasakan kalau dirinya sedang dipeluk oleh seseorang.
"Bodoh, kenapa kamu gak menghindar?" tanyanya membuat Soobin cuma tersenyum, sudah dibilang gak bakalan bisa menghindarlah.
"Walaupun menghindar juga, tetap kena tau, kakak gak tau aja kalau aku sudah begini sejak awal masuk sekolah kemarin," jawab Soobin sambil membuka matanya dan melihat ada Yeonjun yang memeluknya, sudah dia duga lagian siapa lagi yang mau memeluknya sambil disiram air kotor ini.
Yeonjun cuma bisa merasakan bajunya yang basah dan kotor itu, sedangkan Soobin gak terlalu basah karena tertutupi oleh Yeonjun.
Sedangkan anak yang tadi menyiram Soobin langsung terdiam saat melihat Yeonjun sedang menatap tajam kearah mereka.
Nagyung? Dia masih terduduk disana dan tidak tau mau melakukan apa, dia bingung mengapa pujaan hatinya sebegitu relanya harus melindungi cowok miskin itu.
Soalnya ini semua ide Nagyung, iya sebenarnya anak kelas Soobin gak tertarik sama hal ini, tapi entah kenapa mereka jadi menurut dengan Nagyung.
"Maaf Yeonjun, kami gak mau melakukan ini lagipula kami juga bosan membully pacar lo itu, ini ide Nagyung, sorry."
Setelah itu anak kelas Soobin langsung melemparkan ember tersebut dan segera masuk ke kelas, mereka takut dengan tatapan tajam Yeonjun yang sangat mengerikan sekali pokoknya.
Mereka tidak tau saja apa yang ada di dalam pikiran Yeonjun saat ini.
"Kakak bajunya jadi kotor, kakak ada baju ganti? Aku ada baju kok di loker, kakak mau pakai bajuku?" tanya Soobin sambil melihat tubuh pacarnya itu yang sangat basah kuyup, mana kotor lalu bau lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alone -yeonbin✔
FanficHanya kisah dari Soobin yang sendirian karena dibully dan kakak kelasnya yang menjadi pacarnya secara tiba-tiba tanpa pendekatan apapun, jangan lupakan sifat yang agak tertutup pacarnya itu. #1 in yeonbin || 120720 #1 in yeonjun || 120122 ➡️04.11.19...
