Soobin berjalan sambil membawa bukunya dan buku anak kelas lainnya, dia baru saja disuruh oleh gurunya untuk membawa ini ke ruang guru.
Namun dia malah dihadang oleh seseorang, "Bahas olimpiade lagi ya?"
Orang di depannya menggelengkan kepalanya, dia bahkan tidak membawa buku tentang itu kok.
"Bagi bukunya biar aku bantuin," ucapnya sambil mengambil buku yang ada di tangan Soobin itu.
Lalu perempuan itu berjalan di sebelah Soobin sambil menatap kearah depannya tidak memperdulikan tatapan orang-orang di sekitarnya.
"Kamu bisa ikutan dibully kalo dekat-dekat sama aku, kenapa gak bahas tentang olimpiade dengan Renjun," ucap Soobin membuat perempuan itu tertawa kecil sambil menoleh kearah Soobin.
Siapa juga yang berani ngebully dia?
"Ucapanmu konyol bin, lagian siapa yang bisa ngebully Yeonhee disini?" tanya Yeonhee dengan sombongnya membuat Soobin mengangkat bahunya tidak tau, lagian sepertinya ucapan dia emang konyol.
Yeonhee bisa sombong begitu karena dia kaya, dia pintar, dan dia selalu ikut olimpiade bareng Soobin, jadi siapa yang berani membullynya?
"Lagian aku emang mau bahas olimpiade lusa nanti tapi Renjun ternyata sakit jadi dia gak sekolah," ucap Yeonhee membuat Soobin mengangguk, dia juga mau saja membahas itu tapi sepertinya dia akan langsung pergi kerja sehabis sekolah.
Lalu mereka berdua sampai di ruang guru yang pintunya tiba-tiba terbuka, disana ada Nagyung yang langsung menatap tajam kearah Soobin yang dibalas dengan tatapan cuek dari Soobin.
Dia baru saja lihat sebentar sudah ditatap tajam aja, padahal diakan gak ngapa-ngapain.
Perempuan itu pergi menjauh membuat Soobin dan Yeonhee cuma menggelengkan kepalanya dengan bingung, aneh sekali cewek itu.
Pintu tersebut kembali terbuka dan disana ada Yeonjun yang kaget ketika melihat Soobin dan Yeonhee di hadapannya.
"Hai kak," sapa Yeonhee membuat Yeonjun mengangguk kecil, dia langsung mengambil buku tersebut dari tangan Soobin.
Soobin kaget, apa-apaan pacarnya itu.
"Taruh bagianmu juga," suruh Yeonjun membuat Yeonhee langsung meletakkan buku-buku tersebut.
"Ini tugas dari ibu apa?"
"Ibu Mina," jawab Soobin membuat Yeonjun langsung segera masuk lagi ke ruang guru tersebut meninggalkan Soobin dan Yeonhee yang bingung, padahal Soobin bisa kok mengantar buku tersebut.
Lalu pintu itu kembali terbuka dan ada Yeonjun yang keluar dari sana.
"Kakak ngapain di ruang guru?" tanya Soobin sambil berjalan di sebelah Yeonjun, sedangkan Yeonhee sudah pergi duluan dia ogah jadi obat nyamuk disana.
"Tuh cewek sialan buat masalah aja dikelas tadi," jawab Yeonjun langsung membuat Soobin bingung, siapa?
Ayo Soobin berpikir, dia langsung teringat bahwa tadi ada Nagyung yang barusan keluar juga dari ruang guru.
"Nagyung maksud kakak?"
"Yups dia, tadi dia katanya sih mau bertemu dengan temannya dikelasku, eh tiba-tiba malah ngasih bekal gitu ke aku," jawab Yeonjun membuat Soobin ingin sekali meremukan muka tuh cewek.
Cewek itu parah sekali, apakah tidak sadar kalau Yeonjun itu punya dia.
Punya Choi Soobin, pokoknya Choi Yeonjun adalah miliknya.
"Mukamu kenapa?" tanya Yeonjun sambil terus menatap muka Soobin yang memerah kesal itu.
"Enggak papa."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alone -yeonbin✔
FanfictionHanya kisah dari Soobin yang sendirian karena dibully dan kakak kelasnya yang menjadi pacarnya secara tiba-tiba tanpa pendekatan apapun, jangan lupakan sifat yang agak tertutup pacarnya itu. #1 in yeonbin || 120720 #1 in yeonjun || 120122 ➡️04.11.19...
