39. Message.

10.6K 1.6K 265
                                        

Soobin sekarang berada dirumah pacarnya itu, lagipula pertandingannya sudah selesai.

Yang pasti team sekolahnya menang tentu saja, entah apa yang dibicarakan Yeonjun ke juniornya sampai mereka masih semangat walaupun sudah diujung waktu pertandingan.

Mungkin sebuah ancaman? Siapa yang tau, pacarnya itu menyeramkan asal kalian mau tau saja.

"Kamu duduk disini aja, aku mau mandi bentar," ucap Yeonjun yang baru saja masuk ke dalam rumah itu.

Tadi dia entahlah melakukan apa di depan, Soobin disuruh masuk duluan.

Saat dirinya masuk ke sini gak ada orangnya sama sekali, mengerikan sekali, apakah pacarnya juga ditinggal sendirian saat ini?

"Kakak sendirian disini?" tanya Soobin sambil duduk lalu memperhatikan pacarnya yang sedang berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya itu.

"Yups," jawabnya lalu berjalan menuju ke kamarnya.

Saat ini Soobin akan menginap dirumah pacarnya itu, lebih jelasnya dia dipaksa untuk menginap, lebih baik begitu daripada pacarnya yang menginap dirumah dia.

Soobin membuka handphonenya memperhatikan grup kelasnya.

Anak kelasnya tidak membicarakan dirinya saat ini, tapi membicarakan Rachel.

Intinya anak kelasnya juga menonton dan mereka melihat Rachel dipermalukan oleh Beomgyu dan Taehyun tadi.

Jadi mereka mengejek tuh cewek, pokoknya anak kelas seperti benci sekali dengan Rachel saat ini.

Masih ingat dengan ucapan Soobin saat itu? Anak kelasnya emang rata-rata masuk ke kelas unggulan dengan uang tapi ada juga yang emang pintar walaupun gak bisa mengalahkan Soobin sih.

Tapi anak pintar tersebut suka terpengaruh dengan anak-anak orang kaya itu buat membully Soobin, sungguh ironi sekali.

Soobin masih memperhatikan sampai dia melihat Rachel akhirnya keluar dari grup kelasnya, mungkin tidak kuat diejek sama anak kelas.

Jadi teringat dengan ucapan Dayoung yang bilang kalau Rachel itu terobsesi dengan Yeonjun.

Ah sepertinya anak sekolahnya juga terobsesi kok dengan Yeonjun, buktinya ada si Nagyung.

Dayoung juga tapi dia kayaknya memilih tobat dengan jalur benar.

Tiba-tiba Soobin mendapatkan sebuah pesan gak jelas dari seseorang.

Dia mengirimkan sebuah pesan singkat dan sebuah video.

Entah dari siapa yang jelas Soobin tidak mau melihat videonya karena terlihat mengerikan.

Pesannya itu singkat sekali, cuma berisikan kata mati.

Jadi sekarang dia lebih baik meletakkan handphonenya di meja sambil diam.

Harusnya dia itu terbiasa dengan hal ini karena Soobin sudah sering diberikan video gak jelas seperti ini, yang membullynya itu hampir satu sekolahan jadi mau gak mau dia selalu menerima hal seperti ini.

Hidup seperti Soobin emang tidak enak sama sekali, walaupun dia memiliki pacar seperti Yeonjun sekalipun.

Kalau dirinya emang ditakdirkan untuk dibully ya emang begini, harus terima saja.

Sudah beberapa menit dia diam saja sambil memperhatikan handphone yang dia letakkan di meja itu.

Selalu menyala sendiri lalu mendapatkan notif dari nomor yamg sama, pesannya masih sama, kata mati dan umpatan lainnya.

Soobin bahkan sampai tidak sadar jika Yeonjun sudah berada di belakangnya sambil ikut memperhatikan handphone Soobin itu.

Lalu dengan cepat Yeonjun mengambil handphone pacarnya itu.

Alone -yeonbin✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang