Mereka semua akhirnya sampai ke sebuah desa, mereka study tour dengan bertemakan wisata ke desa dan sekalian liburan juga jadi wajar aja mereka ke desa-desa yang ada di kotanya.
Tapi sepertinya ini gak kelihatan seperti desa sih, lagian mana mungkin anak-anak sekolah diajak ke desa.
Soobin segera keluar dari bus diikuti oleh Yeonjun di belakangnya.
Yeonjun sedang asik memotret suasana disana, dia juga banyak mengambil foto Soobin, sedangkan Soobin gak tau kalau sedang di foto sama Yeonjun.
Dirinya cuma bisa tersenyum, dia masih gak sadar karena bisa ikut acara beginian.
"Kakak ngefoto aku ya?" tanya Soobin tiba-tiba karena merasa kalau Yeonjun sangat fokus sekali ke kameranya mana kameranya kearah dia lagi.
Karena tidak mendapatkan jawaban, Soobin malah berjalan kearah Yeonhee dan Renjun.
Yeonjun masih berdiri disana sambil memeriksa hasil potret dia tadi, dia memotret pacarnya yang sedang tersenyum indah, harusnya Soobin selalu begini.
Lalu dia menoleh kearah bus yang baru saja sampai, busnya datang paling terakhir padahal busnya nomor 2, ah itu busnya Mark sama Haechan.
Soobin tiba-tiba berjalan kearah Yeonjun dengan cepat ketika melihat keanehan dari bus yang baru sampai itu.
"Kak," ucap Soobin membuat Yeonjun langsung menoleh dengan tatapan bertanya kearah pacarnya itu.
"Kenapa?"
"Kakak gak lihat? Orang-orang yang ada di dalam bus pasti berkumpul seperti itu, mana gak ada yang keluar dari sana, kakak lihatkan?" jawab Soobin sambil menunjuk kearah orang-orang di bus yang terlihat panik itu.
Namun ada yang aneh, disana Mark dan Haechan terlihat biasa aja, Soobin melihat mereka berdua yang masih terlihat santai aja berbeda dengan orang-orang dibus itu.
"Palingan juga Mark ngelakuin sesuatu, gak usah dipikirkan, tuh mereka keluar dari sana," jawab Yeonjun dengan biasa aja membuat Soobin tambah bingung, Mark ngelakuin sesuatu?
Jangan bilang sesuatu yang aneh? Dia mau study tournya aman dan damai, dia gak mau ada kejadian aneh-aneh disini.
"Sialan banget tuh orang, aku kira kenapa," umpat orang-orang yang baru turun dari bus itu, ada banyak sekali yang mengumpat disana.
Lho, kok aneh?
Yeonjun tiba-tiba menghentikan salah satu cowok yang seeskul sama dia.
"Hai, kak," sapanya dengan ramah membuat Yeonjun menganggukan kepalanya.
"Tadi orang-orang dibusmu kenapa?" tanya Yeonjun yang ternyata penasaran juga, cih Soobin kira gak mau tau.
Soobin cuma bisa menatap kearah orang tersebut, gak natap-natap banget sih.
"Ada yang pura-pura kesakitan gitu, eh ternyata cuma ngeprank, pantas aja kak Mark sama Haechan terlihat gak peduli gitu," jawabnya membuat Yeonjun memutarkan bola matanya, lalu adik kelasnya itu segera pergi.
Soobin lega, bukan kejadian yang aneh-aneh ternyata, berbeda dengan Yeonjun yang kecewa karena bukan acara pembunuhan, padahal seru juga baru sampai sudah ada acara gitu.
"Kakak gak lagi buat rencana yang anehkan?" tanya Soobin saat melihat pacarnya yang sedang tersenyum sinis seperti itu, sampai kapan pacarnya akan melakukan hal begini?
Yeonjun menoleh lalu tersenyum kecil ke Soobin, "Rencana yang aneh? Kita lihat aja nanti sayang, lagian kalau kamu berencana untuk menghentikannya, awas aja."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alone -yeonbin✔
FanfictionHanya kisah dari Soobin yang sendirian karena dibully dan kakak kelasnya yang menjadi pacarnya secara tiba-tiba tanpa pendekatan apapun, jangan lupakan sifat yang agak tertutup pacarnya itu. #1 in yeonbin || 120720 #1 in yeonjun || 120122 ➡️04.11.19...
