Dua gadis yang kini menuju kantin sekolah untuk mengisi perutnya yang kosong, Angel yang baru bangun dari tidurnya menampakkan ekspresi malasnya. Sebenarnya ia belum lapar namun temannya yang cerewet ini telah membangunkannya dari tidur nyenyaknya.
"Angel bangun gue laper, kekantin yuk jangan tidur mulu." Nadia berusaha membangunkan Angel dengan menggoyangkan tubuh gadis itu.
"Gue nggak laper, lo duluan aja! " Tolak Angel dengan malas dan masih dengan posisinya.
" Ihh gak mau, pokoknya kita pergi bareng lagian Sesil sama Myla pasti udah nungguin kita."
Jadilah Angel berakhir ke tempat ini dengan perasaan kesal karena paksaan dari sahabatnya itu.
Setelah tiba di kantin mereka mencari posisi duduk sahabat mereka, Myla yang melihat sahabatnya mengangkat tangan kearahnya sebagai petunjuk keberadaan mereka. Pun kedua gadis itu berjalan kerah dua gadis yang sudah sedari tadi menunggu. Beberapa pasang mata juga ikut melihat kearah dua gadis yang sedang berjalan itu, mungkin saat itu banyak opini lain mengikuti langkah mereka.
**
" Woww cantik banget sih tu anak, kapan yah dia nggak cantik. " Suara dari Elang mampu mengalihkan semua pandangan yang ada di meja itu mengikut kearah pandangnya.
Meja kantin yang khusus untuk Club basket sekolah ini, tentunya Club yang isinya para cogan di sekolah ini yang rata-rata dari mereka adalah kelas 12. Mereka menamakan Club mereka dengan nama JaguardBoyz atau nama panggilannya JB. Namun saat ini yang sedang duduk dimeja kantin mereka hanya ada 5 orang yang semuanya adalah kelas 12.
"Tu Angel makan apa si cantik banget?" suara dari Elang yang masih fokus memperhatikan Angel.
"Gue denger dia baru putus ama pacarnya loh, wah kesempatan nih buat deketin dia." Kini suara dari Bagas membuat semua pandangan berpaling menuju kearahnya.
"Serius lu? " Tanya Elang dengan semangat.
"Serius gua."
"Bakalan gue deketin tu anak kali ini." Elang sangat yakin dengan dirinya.
"Lo kok yakin banget sih, kayak Angel bakal mau ama lu, " suara dari Chaka membuat Elang geram.
"Lu ngeremehin gue hahhh? " tantang Elang.
"Bener kata Chaka Lang, lo kan tau sendiri Angel gak pernah deket ama anak basket paling deketnya juga ama kakak kakaan dia tuh Ardian. " Dhika mengingat2 sepengetahuannya Angel memang tidak pernah dekat dengan anak-anak basket. Tak lupa melirik kearah Ardian yang sedang asik dengan game di ponselnya yang sama sekali tidak berminat dengan pembahasan mereka.
" Tapi kenapa ya tuh anak gak mau ama anak basket, padahalkan anak cewek lainnya bakalan lakuin apa aja demi deket sama anak basket."
"Apalagi ada gue yang tampannya udah nggak bisa diukur, dibanding mantan Angel gue jauh lebih tampan," ucap Chaka percaya diri setelah pernyataan Dhika.
"Kayaknya kali ini gue yakin gue bakalan dapetin tuh anak." Seluruh penghuni meja itu tampak cekikikan mendengar pernyataan Elang yang sangat percaya diri itu.
**
Angel dan Nadia telah tiba di meja tempat teman-temannya. Keduanya langsung mengambil tempat duduk yang masih kosong.
"Eh kalian udah pesan makanan belum? " tanya Nadia ke kedua temannya yaitu Sesil dan Myla.
"Udah sih tadi, tapi cuma buat kita berdua doang, " Jawab Myla.
"Yaudahh gue pesan dulu ya." Nadia berdiri dari dudukannya " lu mau makan apa Angel? " tanyanya pada Angel
"Apa aja deh males gue gara-gara lu."
KAMU SEDANG MEMBACA
Guardian and Angel (story love school)
Teen Fiction-FOLLOW SEBELUM BACA 💙- GUARDIAN dan ANGEL adalah dua orang yang telah menjalin persahabatan dari kecil umur yang hanya selisi satu tahun membuad Guardian merasa harus menjaga Angel karena tanggung jawabnya. Menganggap Angel sebagai adik sudah lebi...
