#18

84K 5.2K 192
                                        

Hola, maaf atas keterlambatannya, terimaksih yang udah nunggu. Ada sedikit adegan ekhem, bagi yang puasa silahkan baca sehabis buka hehe.
Happy reading❤️
____________
Alvin masuk kedalam kamar Vira selepas berbincang dengan ayah mertua dan juga abang iparnya itu. Ia melihat Vira sedang berbaring diranjang dengan ponsel ditangannya.

"Nanti malam kita pulang."

Gue mengalihkan fokus gue dari aplikasi instagram tersebut "Kenapa ga nginap aja?" Ucap gue.

"Besok aku ngajar, kamu juga ngampus pagi kan" benar juga, gue hanya mengangguk kemudian kembali fokus dengan layar ponsel gue.

Rintik hujan mulai sedikit demi sedikit membasahi jalanan, ditemani dengan lagu 'Perlahan' yang mengisi keheningan di mobil ini.

"Lagu nya kenapa galau kayak gini? ganti" ujar Alvin.

"Enak tau" jawab gue, tanpa sadar gue ikut bernyanyi kecil membuat sudut bibir Alvin terangkat.

'GEMESIN BANGET SIH, JADI PENGEN MAKAN' batinnya.

Gue melihat ada pedagang bakso, makanan kesukaan gue selain sushi. Pas kali ya lagi hujan-hujan gini makan yang anget-anget.

"Mas, berhenti deh" gue menggoyangkan lengan Alvin dengan mata yang menatap lekat pedagang bakso tersebut.

Alvin memberhentikan mobilnya setelah meminggir ketepi jalan, ia menaikkan satu alisnya sebagai tanda bertanya.

"Mau bakso, tuh. Boleh ya?" gue menunjuk ke pedagang bakso tersebut, lalu menatap kembali ke arah Alvin.

"Kan sudah makan"

"Tapi mau bakso, ya ya!"

Alvin mengangguk, kemudian bergegas turun, sebelum ucapan Vira yang menahannya.

"Jangan lupa ga--"

"Ga pakai saledri, bawang goreng nya dibanyakin" potong Alvin, gue mengangkat jempol gue kemudian tersenyum.

15 menit kemudian, Alvin kembali masuk kedalam mobil dengan dua kantong bakso ditangannya.

Gue menyerngit heran, "Kok ada dua?" tanya gue.

"Emang nya kamu aja, aku juga mau"

YAELAH TADI SOK-SOK GA NGEBOLEHIN, BELI JUGA KAN LO.

EH, KAN MAKE DUIT DIA NGAPA GUE YANG RIBET.
____________
"Vir, kosan gue yok" ajak Nisa, mereka memang sudah merencanakan untuk pergi ke kosan Nisa, namun selalu tidak jadi.

Gue berfikir sejenak, mengingat kalau hari ini gue juga ga ada jadwal lagi, "Yaudah, yok. Tapi tr Thai tea depan kosan lo sama siomay ya" ucap gue.

"Hm, jalan aja ya kan juga deket"

"Eh eh gue ikut, masa gue kaga di tr dih" gue dan Nisa melirik ke arah Zara yang sudah kesal, iya, tadi kita bertiga sempat berdebat kecil tapi juga baik lagi.

"Lo siapa?" Tanya Nisa, sukses membuat gue tertawa. Sabar ya Zar!

"Bangsat lo"

Gue mengambil hp gue dari dalam tas, taulah mau izin kesiapa.

Muka tembok glowing.

Mas, aku main ke kosan Nisa, Ntar sore balik

Plang kbrn, ak jmpt.
read!

BUSET, ITU KEYBOARD DIA LAGI PEMBERSIHAN HURUF APA GIMANA, SINGKAT AMAT!

COLD LECTURER (REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang