Selamat membaca, semoga tidak membosankan❤️
_______________
Suara pintu di ketok terdengar, Alvin yang memang lagi berada di ruang tamu berjalan ke arah pintu untuk membukanya.
"M-mama" ucap nya gugup, kenapa harus datang disaat dia dan Vira dalam keadaan saling diam.
"Orang tua datang itu di sambut, bukan di tatap bengong!"
"Iya, masuk" Alvin mencium tangan Mama nya terlebih dahulu.
Mama masuk kedalam, menduduki sofa lalu menatap ke arah Alvin.
"Mana menantu Mama?"
Mampus!
"Gatau" jawab Alvin.
Sejujurnya, tadi Vira dijemput oleh Zara dan Nisa. Alvin yang dalam keadaan saling diam pun mengizinkan begitu saja.
"Kok gatau? Kamu tu Alvin astaghfirullah"
"Sama kawannya, Ma"
Baru saja Mama ingin menjawab, suara pintu terbuka membuat dua orang tersebut melihat.
Alvin mengucap syukur diam-diam dalam hati saat yang datang adalah Vira, untung datangnya tepat.
"Loh ada Mama?" gue tersenyum kikuk kemudian mencium tangan Mama.
"Kamu dari mana, sayang?" tanya Mama lembut.
"Dari rumah kawan sebentar, Ma. Tadi ada urusan"
Gue melirik ke arah Alvin, kemudian gue izin ke dapur untuk membuat tiga gelas minuman.
Sumpah ya, gue masih kesal banget sama Alvin. Itulah sebabnya gue pergi main, awalnya gak di izinin tapi akhirnya juga di izinin.
Gue kembali berkumpul ke ruang tamu, gue menaruh minuman lalu duduk di samping Mama.
Mama memperhatikan gue, entahlah apa yang di perhatikan.
"Kok mata kamu kayak rada sembab, kamu nangis?"
Gue dengan cepat menggeleng, berbohong demi kebaikan gak papa lah ya.
"Gak kok Ma, mungkin karena akhir-akhir ini aku susah tidur" bohong gue, syukurnya Mama percaya.
Mama disini adalah sekitar 1 jam, gue naik ke lantai atas tanpa berbicara apa pun dan meninggalkan Alvin di ruang tamu.
Alvin mengerut bingung, perasaan tadi Vira sudah mengajaknya berbicara di depan Mama tapi sekarang ia kembali di diamkan.
Sementara gue, gue menghentakkan kaki keras. Bukannya di bujuk malah ikut-ikutan diam-diaman.
Gue duduk ditepi ranjang. Mengambil ponsel kemudian membuka aplikasi Instagram.
Tiba-tiba saja gue kepo dengan ig dari Mbak mantan. Dengan otak yang cerdik gue mulai mencari.
Hasilnya...
Ga ketemu!
YAILAH MANA SI IG NYA.
SUSAH AMAT DITEMUIN, KEPO GUE WOY!
Gue lanjut membuka ig Alvin. Menekan following dan mengetik nama Sania disitu.
Ah, akhirnya ketemu!
TERNYATA MASIH FOLLOW SI MINYAK GORENG.
Gue melihat-lihat instagram si Mbak ini. Jiwa potato gue bergejolak saat foto-foto nya sangat Instagrammable.
Gue melihat ada satu highlight yang diberi tanda love. Gue melihatnya dan tersenyum getir saat layar menampilkan boomerang dengan seorang pria yang mencium pacarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD LECTURER (REVISI)
RomanceMendapati dirinya akan di jodohkan, Vira merasa konyol saat Handi-sang Ayah-tak sedikitpun mengizinkan dirinya untuk mengeluarkan sebuah argumen penolakan. Sial yang didapatnya saat mengetahui bahwa Alvin-salah satu dosen muda di kampusnya merupaka...
