43 SNS

2 1 0
                                    

AtinyRyesa24 presents My Aurora

"SNS"

.

.

.

Adakah yang masih mengingat misteri yang ada pada video vlog milik Nandin?

Kisah kali ini tidak akan jauh dari sana. Tapi sebelumnya, mari kita lanjutkan dulu yang belum usai.

Kini Ocha bisa bernafas lega. Karena kedua tangannya sudah terbebas dari belenggu para pemuda. Saat sudah lumayan dekat dengan game center. Toshiro melepaskan pegangan tangannya dari Ocha. Tentu saja pemuda itu langsung berlari dengan cepat masuk ke game center. Sedangkan Aren. Pemuda sarkas itu melepaskan pegangan tangannya dari Ocha dan mengikuti langkah Toshiro. Tapi dengan langkah santai ala dirinya.

Hal pertama yang dilakukan adalah mengurus administrasi. Setelah itu baru pergi ke permainan yang ingin dimainkan.

Kedua pemuda itu memilih jalur yang berbeda. Toshiro memilih ke kanan, pemuda itu memilih ke area mesin permainan balap mobil. Sedangkan Aren mengambil jalur sebelah kiri, di sana berjajar mesin permainan mayat hidup yang berjalan. Tentu saja Ocha memilih mengikuti Toshiro.

Yang pasti, ikut Toshiro akan lebih seru. Daripada mengikuti makhluk irit bicara seperti Aren.

Aren sudah menduga jika Ocha akan lebih memilih mengikuti Toshiro. Pemuda itu sengaja memisahkan diri dari Toshiro. Aren masih menatap Toshiro dan Ocha dari kejauhan. Toshiro tengah asik di kursinya, sedangkan Ocha berdiri di sampingnya. Mereka terlihat sangat akrab. Ada perasaan aneh dalam diri Aren saat melihat senyum Ocha yang muncul karena Toshiro.

Toshiro mempersilahkan Ocha duduk dan kini pemuda itu berdiri. Rupanya Toshiro sedang mengajari Ocha cara bermainnya. Aren akhirnya memutuskan untuk mendekati kedua insan itu.

"Ayo tinggal sedikit lagi sampai garis finis!" Toshiro menyemangati Ocha yang sedang bertanding. Ocha yang belum biasa dengan tombol di mesin itu pun akhirnya menabrakkan mobilnya sendiri ke tembok. Dan gadis itu kalah.

 Dan gadis itu kalah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sini biar kucoba." Kata Aren. Ocha otomatis langsung menyingkir dari tempat duduknya. Pemuda sarkas itu kini duduk dan sibuk memencet tombol mesin yang ada di depannya. Aren bermain seperti seorang yang sudah sangat profesional. Bahkan dia bisa dengan tepat melalui tikungan yang tajam sekalipun. Pada akhirnya pemuda itu menang. Kemenangan Aren membuat Toshiro dan Ocha membatu di tempat.

"Ocha apa kamu mau mencoba bermain air hockey bersamaku?" Toshiro menatap Ocha. Ocha mengangguk, tanda jika dia menyetujui ajak Toshiro. Setelah berpamitan pada Aren, mereka berdua langsung saja pindah lapak. Aren kembali menunjukkan tatapan tidak sukanya pada punggung Ocha dan Toshiro. Akhirnya pemuda itu kembali membuntuti kedua insan itu.

My AuroraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang