Fadil mengerang, kakinya kesemutan. Sedari tadi ia hanya menatap komputer yang ada dihadapannya, bermain game memang selalu jadi jalan ninja terbaik jika sedang gabut. Wajar bila Fadil lebih memilih main game dibanding berinteraksi dengan orang rumah, ia anak bungsu. Kakaknya Fadil berkuliah dan ngekos jauh dari rumah, yang artinya Fadil sendirian dan tidak punya teman main.
Untung saja ada Eltazafer yang setia menemani gabutnya, sehingga Fadil tidak terlalu merasa kesepian. Dan satu lagi, Fadil juga memiliki Karin di sisinya. Semenjak berpacaran dengan Karin, Fadil jarang mengeluh kesepianㅡseperti yang biasa ia lakukan. Fadil jadi lebih periang, dan penyabar. Kalau kata Saka efek bucin, dasar Saka.
Fadil sudah lama berpacaran dengan Karin, kurang lebih 2 tahun lamanya. Berawal dari Fadil yang tidak membawa topi kerucut saat MOS, disitulah ia mulai jatuh cinta pada Karin. Karin meminjamkan topi kerucut cadangan yang ia bawa pada Fadil, sehingga Fadil terbebas dari hukuman para senior yang super songong. Hanya dari situ, Fadil langsung jatuh cinta pada seorang Amanda Whyzkarin.
Sudah banyak gadis yang mendekati Fadil, bahkan sejak ia masih SD tapi hanya Karin saja yang mampu memikat hatinya. Bahkan, sebelum berpacaran dengan Karin Fadil sering ditembak oleh para gadis yang ngebet ingin jadi pacarnya, namun ia menolak secara halus. Sebenarnya Fadil tidak tega, 'tapi kalau ga cinta masa harus dipaksa?' begitu katanya.
Gaya pacaran Fadil dan Karin juga seperti orang lain, bedanya hanya pada sistem chat mereka yang tidak berlangsung selama 24 jam full. Fadil kurang suka jika harus selalu terpaku pada ponselnya, sehingga ia meminta Karin untuk tidak banyak berinteraksi didunia maya. Fadil lebih mengutamakan interaksi didunia nyata, katanya lebih nyaman jika mengobrol langsung dibanding VN.
Karin juga tipe gadis pengertian, ia tidak menuntut banyak. Ia tidak minta hal yang macam-macam pada Fadil, seperti gadis-gadis pada umumnya. Karin hanya sekedar, 'dikasih barang ya ambil, kalo ga dikasih gausah minta-minta' begitu. Tapi tak sedikit dari Eltazafer yang tidak menyukai kehadiran Karin dalam hidup Fadil. Kan sudah prinsip umum ; sebaik-baiknya kita, pasti ada saja orang yang tidak suka begitupun Karin. Tapi gadis itu tidak ambil pusing, seperti yang biasa ia lakukan.
Karin tidak cemburu jika Fadil banyak mendapat kiriman coklat di hari valentine, baginya itu hal yang wajar. Memiliki hubungan dengan seseorang yang populer memang harus banyak berkorban kan? Begitupun Karin, ia banyak berkorban perasaan. Karin cukup bangga dengan Fadil, kalau bisa setiap hari ia ingin memuji Fadil.
Pernah disuatu sore sepulang latihan basket, Fadil dipanggil oleh seorang gadis. Tidak perlu kita sebutkan namanya, kasihan nanti malu. Gadis itu memanggil Fadil, dan menyatakan perasaannya. Fadil kaget setengah mati, ia hanya bisa mengatakan 'Besok temui gue disini, di jam yang sama.' hanya itu karena ia terlalu terkejutnya dengan keberanian gadis itu yang menembaknya saat statusnya sudah menjadi pacar Karin. Sinting.
Fadil pikir esoknya gadis itu tidak datang, tapi Fadil salah. Gadis itu datang lagi dan menampilkan penampilan terbaiknya, Fadil lagi-lagi speechless. Tanpa banyak basa-basi, Fadil langsung menyerahkan bunga tulip kuning pada gadis itu. Disaksikan oleh Eltazafer, Fadil menyerahkan sebucket bunga itu dengan senyum termanis yang ia miliki. Dasar Fadil.
"I...i..ni...b..u...uu..aa..t...gu...e?" Tanya gadis itu sambil tergagap, ia sangat gugup.
Fadil mengangguk, "Iya, simpan baik-baik ya bunganya."
Setelah itu, Fadil menuju kearah Eltazafer yang sudah geleng-geleng tak percaya pada kelakuan Fadil si bocah edan itu. Fadil hanya bisa tersenyum bangga dengan apa yang baru saja ia lakukan.
"Anjir, buaya." Alvin mendorong bahu Fadil sambil menatap tak percaya.
"Jangan salah sangka dulu ah." Sela Fadil, mereka berenam sekarang tengah berjalan menuju parkiran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Geruchtted✓
Ficção AdolescenteEltazafer, begitu nama kumpulan cogan itu dikenal. Berisikan 6 cowok ganteng, siapa yang tidak ambyar saat berpapasan dengan mereka. Banyak yang bilang 'keadilan sosial bagi seluruh rakyat good looking' tapi, apa prinsip itu juga berpengaruh pada me...
