mba-mba alfa

251 22 7
                                        

Raja tidak bisa berlama-lama lagi, ia tidak bisa jauh dari Ratu sedikit saja. Sudah dua minggu lebih sejak keduanya bertengkar, dan belum ada kemajuan. Cowok itu menyerah, hari ini ia bertekad untuk mengunjungi rumah gadis yang ia cintai itu. Baru saja kakinya akan melangkah memasuki mobil putih yang terparkir rapi di bagasi Raja kemudian berhenti.

"Masa gue kerumahnya ga pake basa-basi sih? Apa ga aneh ya? Kalo entar dia ga ada dirumah gimana?" Tanya Raja pada dirinya sendiri. Ditengah kegusaran Raja, ada bunda yang memerhatikannya sedari tadi sambil mengerutkan alis di teras.

"Anak bunda kenapa nih, kok ngomong sendiri?" Canda bunda sambil terus menyulam benang ditangannya.

"Ih bunda nguping ya..."

"Sembarangan, kamu aja tuh yang ngomongnya kekencengan." Bunda tersenyum kemudian, "Kalo lagi marahan itu ya di samperin atuh calon mantunya bunda, bawain makanan, tanya kabar, masa gitu aja kamu ga tau."

"Ya..tapikan Raja ga tau bun dia mau makan apa jam segini."

"Pake feeling lah, atau beliin aja makanan yang dia suka buat makan siang. Jadi nanti pas kamu datang kerumahnya, temenin dia makan habis itu baru deh bicara baik-baik."

"Tapi dia sukanya es doger bun, masa dijadiin menu makan siang sih.."

"Ya ga gitu juga, Rajaaa..." Kesal bunda. "Beliin aja es doger, terus kamu beliin nasi padang."

"Eh? Kok nasi padang sih bun?"

"Beliin aja, itu makanan kesukaan bunda. Kali aja dia suka."

Raja menggeleng sejenak, "Oke deh bun, makasih sarannya. Raja sayang Ratu.."

"Dulu aja pas masih jomblo karatan kalo mau pamit ngomongnya 'Raja sayang bunda' sekarang udah ganti ya."

"Engga lah, canda. Bunda mah selalu dihati."

"Halah modus, bilang aja mau duit jajan tambahan."

"Bunda emang belajan jiwaku, tau aja..."

Bunda memutar bola matanya, "Ayah, anakmu nih jajan mulu..."

Sebelum Ayah keluar dan menciduk Raja yang sedang menggoda bunda, cowok itu sudah lebih dulu masuk ke mobilnya kemudian melaju kearah minimarket terdekat.

"Beliin apa ya.." Tanya Raja pada dirinya sendiri sesaat setelah ia sampai di minimarket bernuansa merah putih itu.

Raja kemudian menyerah dan berhenti di deretan lemari pendingin. "Apa gue tanya aja.." Ia kemudian mengambil ponselnya lantas membuka roomchat Ratu.

Ratu<3

Ey

?

Dingin amat.

Apaansih. Gaje.

(Raja sent a picture)

(Raja sent a picture)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Geruchtted✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang