Seorang pria paruh baya memasuki rumahnya sekaligus kediaman keluarga demaris, langkahnya terhenti sebentar, kedua sudut bibirnya tertarik keatas membentuk sebuah lengkungan.
"Raney kamu terlihat sangat kelelahan sayang, dari wajah kamu papa tau kamu tertekan dan merasa kesepian" gumam Athan ,kepala rumah tangga keluarga demaris dan juga ayah dari seorang raneysha cathleena.
Dia berjalan menuju sofa dimana anaknya sedang terlelap dengan nyamannya. Matanya masih terkantup dan Athan berjalan pelan kearah anaknya tidak mau membangunkan sang putri yang kelihatan nyaman.
"Berhenti disana jangan menyentuh saya" sindir raney pada Athan yang ingin mengelus rambutnya, raney sebenarnya masih terpejam tapi dia adalah orang yang peka, jadi dia tahu kalau Athan ada didekatnya.
Athan menarik tangannya lalu tersenyum "ayah ke kamar dulu ya sayang" ujar Athan menjauhi sofa dan berjalan menuju kamarnya.
"Terserah" balas raney lalu mengubah posisi tidurnya.
°°°
Raney datang kesekolah pagi-pagi buta ,untung saja pengurus kampus disini bangunnya lebih cepat dari raney jadi kelas sudah terbuka menampakkan suasana yang sangat sepi.
"Aaaa" suara gema memantul kembali mengeluarkan bunyi yang sama "Aaaa" membuat raney sedikit mengeluarkan suara tawa.
Dia mendorong beberapa kursi sehingga bisa menampung dirinya yang ingin tidur, seperti biasa raney suka tidur disekolah dan dimana saja yang menurutnya nyaman.
"Ran makan dulu, ayok!" Jane menggoyang-goyangkan tubuh raney yang masih setia terlentang disusunan kursi. Perlahan raney membuka matanya.
Berbinar saat melihat jane lebih tepatnya apa yang dibawa jane.
"Makasih" raney mengambil paper bag yang didalamnya sudah pasti berisi makanan yang biasa dibawakan Jane untuknya.
"Lo mau yang lain gak ran?"
"Maksudnya?"
"Ehmm Lo mau gue bawain makanan yang lain gak? Gak bosen apa makan nasi goreng terus" cibir jane yang bosan melihat raney selalu menikmati makanan yang dibawakan jane, beberapa kali dia menawari raney untuk mengganti makanan tetap saja raney suka sekali dengan makanan yang bernama....nasi goreng.
"Gak gue suka semua yang disukai Kaka, biasanya dia juga bikinin gue nasi goreng bedanya nasi goreng bikinan arka lebih enak dari punya lo"
Nyesek? Tentu tidak, karena bukan raney yang memasak nasi goreng itu melainkan dia hanya membeli dari pedagang yang berjualan di tempat biasanya.
Selalu begitu sejak beberapa tahun lalu ,Jane sudah dipercayakan keluarga demaris untuk membelikan putri mereka makanan dan karena itu juga jane diberikan imbalan. Siapa yang menolak coba? Dapet uang banyak cuma buat beliin makanan.
Suasana kelas nampak ramai, dosen pengajar sudah datang dan raney berdiri dari tempatnya kemudian menuju ransel toska miliknya kemudian mengambil botol minuman disana.
"Coppucino lagi?"
"Always"
Nasi goreng dan coppucino ,sedappp.
"Raney kamu mau kemana? , pelajaran saya belum selesai bahkan belum dimulai" tanya dosen dengan tubuh gemuk dan dahi yang mulus.
KAMU SEDANG MEMBACA
raneysha (COMPLETED)
Action[FOLLOW SEBELUM MEMBACA AGAR BISA ENJOY READ DALAM VERSI LENGKAP] Terjebak cinta masa lalu, terjebak dengan orang yang telah pergi. Tidak bisa hidup tanpa orang itu, di dalam hidupku hanya satu laki-laki yaitu dia, Arkatama Wijaya. ~Raneysha cathlee...
