SUDAH TERBIT
#1 on tenfiction (20 mei 2021)
Ini tentang Langit Putra Alghifarry. Cowok bertubuh besar dan tegap dengan jaket hitam berlambang elang dibelakang punggungnya. Ia juga termasuk kalangan deretan cowok nakal di sekolah nya. Cowok seperti L...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
Lapangan SMA Cempaka kini dipenuhi oleh murid kelas XI IPS 2 yang sedang berolahraga. Para Murid cowok sedang bermain futsal sedangkan murid cewek nya bergosip ria di bawah pohon rindang. Karna hari ini jadwal kelas XI IPS 2 banyak para siswi dari kelas lain mencuri pandang keluar kelas nya hanya untuk melihat anggota geng Alderious yang fokus bermain.
"Kasih ke gue Gas bola nya." ucap Andra yang kebetulan dekat dengan gawang.
Ragas kini sedang dihadapkan oleh teman cowok sekelas nya yang terkenal jago dalam futsal. Bola yang ingin ia kasih pada Andra langsung di ambil alih oleh Daffa.
Melihat Daffa yang mengambil alih bola, membuat Langit yang berada di pinggiran langsung berlari dan mencegat Daffa yang ingin me-gol kan gawang nya.
Dan Ezra yang menjaga gawang berusaha berjaga-jaga agar tidak kewalahan.
"Semangat Langit!" teriak Selly di bawah pohon rindang bersama Jessy dan Ochi.
Langit tidak menghiraukan, ia hanya fokus pada bola yang ingin Daffa iring ke gawang milik tim nya. Melihat Daffa tidak fokus, Andra kini berlari dan langsung merebut bola nya dan mengiring nya kasih ke Gathan yang kebetulan dekat gawang musuh.
Setelah berhasil memberi pada Gathan, Gathan mengoper ke Erick yang sudah siap siaga untuk mencetak gol.
Bola kini diambil alih oleh Erick, dengan ketajaman mata nya Erick menendang tepat ke arah gawang. Dan akhirnya tim Langit memenangkan Futsal ini.
Langit, Gathan, Ragas, Andra dan Ezra berlarian menuju Erick yang baru saja mencetak gol. "Hebat lu Rick." puji Ezra.
"Biasa aja. Lagian tadi juga gue lagi emang deket sama gawang makanya langsung masuk tuh bola." ucap Erick, menjelaskan.
Langit menepuk bahu Erick, "itu termasuk hebat, lo kan masuk ekstra Basket. Tapi bisa juga main Futsal."
"Emang idaman banget lo Rick, udah jago main basket, Silat, sekarang Futsal." ucap Andra, lebay.
"Lebay lo." balas Erick.
"Gue, Andra sama Ezra yang masuk ekstra Futsal jarang banget cetak gol walaupun deket gawang kayak tadi Rick." ujar Gathan. "Kalau Bos mah udah jago, gak usah ditanya lagi kalau ada lomba futsal."
"Ngapain jadi muji gue? Gue kan cuman cetak satu gol doang." ucap Erick, kesal. Ia merasa tidak nyaman jika terus-terusan dipuji.
"Idaman bener, Contoh Erick dipuji kagak mau, kalau lo Dra dipuji pasti langsung lebar bibir." ucap Ragas, menasehati.
"GUA TERUSS. SALAH GUA APAAN SIH SAMA KALIAN?!" Andra memegang dada nya untuk mendalami drama nya.
"Baperan lu." cibir Ragas.
"Ngit aku bawain minum buat kamu. Kamu pasti capek kan abis main futsal?" tanya Selly datang tiba-tiba membawa satu botol air mineral di tangan nya.