CaRos 50

4K 185 74
                                        

"akhirnya ulangan udah selesai!!" Pekik Dewi senang, karena selama semingguan ini, ia belajar terus hingga membuat dirinya Pusing.

"Iya, tinggal nunggu bagi rapor." Carina menimpali seraya tersenyum.

"Eh, kantin kuy, Kak Ganta ngechat gue katanya mereka udah nungguin kita." Dewi berucap seraya melihat layar ponselnya.

"Cie, sering chatan sama Ganta." Goda Kirana dan pipi Dewi langsung merah.

"Anjir, pipi lo kek kepiting mati." Kirana tertawa ketika melihat pipi Dewi yang memerah.

"Setau Carin kepiting rebus deh, bukan kepiting mati." Carina menimpali ucapan Kirana.

"Biar beda, berani beda itu keren." Ucap Kirana seraya memakai kacamata hitamnya membuat penampilannya menjadi keren.

Mereka bertiga menjadi pusat perhatian karena penampilan mereka bertiga yang berbeda-beda.

Mulai dari Carina dengan penampilan sederhananya dan senyum manisnya yang mampu memikat hati para siswa di SMA mereka, lalu Kirana dengan penampilan tomboy nya, lengan  baju yang dilipat, baju yang keluarkan dengan kancingnya yang ia buka menampilkan baju hitam didalamnya, lalu kaca mata hitamnya, dan wajahnya songongnya yang seperti preman depan gang, lalu ada Dewi dengan rambut barunya dan kipas yang selalu ia bawa kemana-mana.

"Mereka ngapa liatin kita?" Tanya Carina heran.

"Penampilan kita itu menarik." Kirana menjawab pertanyaan Carina.

"Nah itu mereka." Dewi menunjuk Eros, Putra dan Ganta yang duduk di meja paling pojok, setelah itu mereka bertiga menghampiri meja Eros cs yang sedang menatap mereka bertiga.

"Sini Wi, duduk di samping aku." Ganta berucap membuat pipi Dewi langsung memerah.

"Hah? Apa tadi? Aku? Kayaknya hubungan kalian lebih dari teman deh." Ucap Kirana sewot membuat Dewi menjadi salah tingkah.

"Jangan bilang kalian berdua udah jadian?" Tanya Putra seraya menatap Dewi dan Ganta bergantian.

"Iya, kemaren kita jadiannya." Jawab Ganta seraya tersenyum bangga.

"Kalian berdua kapan nyusul gue?" Tanya Ganta bangga seraya menatap Putra dan Eros.

"Kirana nya belum siap." Ucapan Putra membuat Kirana langsung menginjak kaki Putra membuat Putra mengaduh kesakitan.

"Putra nggak papa?" Tanya Carina khawatir, dan Putra langsung menggelengkan kepalanya.

"Jadi gue sama si ketos udah punya rencana buat liburan kali ini." Kirana berucap, membuat merrka semua menjadi diam dan mendengarkan ucapan Kirana.

"Rencana apa?" Tanya Dewi penasaran.

"Gue sama si Ketos punya rencana kalau setelah bagi rapor kan kita libur, dari pada gabut, gimana kalau kita liburan ke puncak, tenang aja disana gue ada villa, dan masalah makanan biar gue aja yang nanggung," kirana berucap, membuat Carina melihat kearah kembarannya tersebut.

"Sejak kapan Kirana deket sama Kak Eros?" Tanya Carina menatap kembarannya curiga.

"Yaelah, kita cuma temen, lagi pula gue nggak suka sama si ketos yang sok cuek ini." Jawab Kirana namun entah kenapa perasaan Carina menjadi tak enak kala Kirana berucap seperti itu.

"Jadi gimana? Kalian mau ikut?" Tanya Eros dan semua langsung mengangguk setuju kecuali Carina yang malah melamun, dengan cepat Dewi menyenggol lengan Carina membuat Carina langsung tersadar dan melihat semua orang yang tengah menatap dirinya.

"Hah? Apa? Gimana tadi? Carin nggak denger." Carina langsung kebingungan, memang benar dirinya tak mendengar apa yang dikatakan oleh Kirana tadi

"Kita mau liburan ke puncak, lo ikut apa enggak?" Tanya Eros seraya menatap Carina.

CaRos (Carina & Eros)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang