Extra part 1

4.7K 205 59
                                        

"Kak Eros akhirnya Carin lulus!!" teriak Carina berlari menghampiri Eros dan langsung memeluknya erat.

"Aku bangga sama kamu," bisik Eros dan Carina hanya tersenyum.

"Ayo masuk, ada yang mau aku bicarain sama kamu," ujar Eros seraya membukakan pintu mobil untuk Carina.

"Bicarain apa Kak?" tanya Carina penasaran.

"Kita bicarain di dalam mobil aja," perkataan Eros membuat Carina menjadi bertanya-tanya.

Akhirnya Carina menuruti perkataan Eros dan masuk kedalam mobil Eros, setelah itu bukannya mulai bicara, Eros malah menatap Carina seraya tersenyum manis, membuat Carina menjadi kesal sendiri.

"Kakak mau ngomong apa? Kok sekarang malah senyum-senyum?" tanya Carina.

"Emangnya kamu nggak suka liat aku senyum?" tanya Eros dan langsung memasang wajah datarnya.

"Kak Eros kalau senyum terlalu ganteng nanti orang-orang jadi suka sama Kakak, dan Carin nggak suka jika hal itu terjadi, Jadi Kakak jangan senyum apalagi kalau sama orang lain," jawab Carina seraya mengerucutkan bibirnya, Eros yang mendengar jawaban Carina menjadi tertawa.

"Aku kan emang ganteng, jadi wajar aja kalau banyak yang suka," ujar Eros pede.

"Iya Kakak emang ganteng makanya dulu Carin selalu perjuangin cinta Carin, sampe akhirnya Carin bisa dapetin Kak Eros," ucap Carina senang.

"Oh iya, Kakak tadi mau ngomong apa? Carin penasaran," tanya Carina ketika mengingat Eros akan membicarakan sesuatu kepada dirinya.

"Besok..." ucap Eros seraya tersenyum, namun bukan senyum seperti biasanya melainkan senyum licik yang Carina lihat dimata tunangannya ini.

"Besok apa?" Tanya Carina.

"Besok kita nikah," jawaban Eros membuat kedua mata Carina terbelalak, bagaimana bisa Eros membuat keputusan secepat ini, dan tanpa sepengetahuan dirinya.

"Jangan bercanda Kak," ucap Carina tak suka.

"Aku nggak bercanda, bahkan aku udah sewa gedung, dan udah didekorasi juga, aku juga udah sebar undangan, semuanya udah aku lakuin tanpa sepengetahuan kamu," ujar Eros dan Carina semakin terkejut, jujur Carina tak pernah berpikir bahwa mereja akan menikah secepat ini.

"Kak Eros yang Carin sayang, Carin baru aja lulus, masa besok udah nikah aja," ujar Carina seraya tersenyum paksa.

"Carina sayang, aku pengen cepet-cepet nikahin kamu, aku nggak salah kan?" Tanya Eros seraya mengelus rambut Carina.

"Emang nggak salah Kakak, tapi yang salah Kak Eros mempersiapkan semuanya tanpa sepengetahuan Carin," ujar Carina kesal.

"Kan aku mau buat kejutan, emangnya nggak boleh?" Tanya Eros.

"Boleh, tapi ya nggak nikah juga kejutan Kak Eros!" Pekik Carina seraya mengerucutkan bibirnya.

"Jangan gitu bibirnya, mau aku cium hah?" Tanya Eros seraya tersenyum genit.

Carina yang mendengar hal tersebut dari mulut Eros langsung membelalakkan kedua matanya, dari mana Eros belajar kayak gini? Jujur lebih baik Carin memilih Eros yang dingin dari pada seperti sekarang ini.

"Belajar ngomong gitu dari siapa?" Tanya Carina.

"Putra yang ngajarin," jawab Eros seraya tersenyum.

"Kak Eros jangan senyum terus, Carin jadi takut kalau kakak kesurupan setan senyum," ucapan Carina membuat Eros malah semakin tersenyum, lalu ia mendekati wajah Carina, membuat Carina menjadi ketakutan karena tingkah Eros yang tiba-tiba aneh.

"Jangan aneh-aneh Kak," ucap Carina antisipasi.

"Emang nggak boleh aneh-aneh sama calon istri?" Tanya Eros tepat didepan wajah Carina, bahkan Carina bisa merasakan nafas Eros karena jarak wajah Eros dan dirinya hanya lima centi saja.

Tok...tok...tok...

Tiba-tiba ada yang mengetuk jendela mobil Eros, membuat Eros langsung menjauhkan wajahnya dari Carina, sedangkan Carina, ia langsung membuka kaca jendela mobil Eros.

"Gue nebeng sama kalian ya," ucap Kirana tiba-tiba.

"Putra kemana?" Tanya Carina, karena biasanya Kirana akan pulang bersama Putra, namun bukan pulang kerumah, melainkan mereka berdua kadang tauran, atau ikut balapan liar, dan Kirana akan pulang kalau jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari.

"Gue lagi marah sama dia," jawab Kirana.

"Marah kenapa?" tanya Carina lagi.

Dari arah belakang Kirana, Putra tiba-tiba datang dengan wajah lelah nya karena tadi ia mengejar pacar nya ini.

"By, ayo pulang bareng aku," ajak Putra dan akan menarik tangan Kirana, namun Kirana langsung menghempaskan tangan Putra.

"Gue nggak mau, masa gue pulang jalan kaki, mending gue bareng Eros sama Carina aja," ucap Kirana seraya menatap Putra tajam.

"Maaf By, aku tadi lupa ngisi bensin," ucap Putra.

"Udah berapa kali gue bilang jangan panggil gue By, lo kira gue babi ala?!" Tanya Kirana membuat Putra langsung diam.

"Untuk hari ini gue pulang sama mereka," ucap Kirana dan langsung membuka pintu mobil Eros dan duduk dibelakang, meninggalkan Putra yang terus mengetuk-ngetuk kaca jendela mobil Eros.

"Ros, jalan sekarang," perintah Kirana.

"Lo kira gue supir apa?" Tanya Eros kesal.

"Kalau lo nggak mau jalan, gue hajar lo sekarang juga," ancam Kirana, mau tak mau Eros langsung menjalankan mobilnya meninggalkan Putra yang dilanda rasa frustasi.

"Oh iya, maaf tadi gue ganggu kalian," ucap Kirana tiba-tiba.

"Ganggu apa?" tanya Carina tak mengerti.

"Jangan sok nggak ngerti lo Rin, gue tau tadi kalian mau ciuman kan?" tanya Kirana seraya tersenyum kecil.

"Enggak kok," jawab Carina salah tingkah.

"Kak kita mau kemana? Ini bukan jalan kerumah," tanya Carina setelah menyadari jalan yang ia lewati ternyata terasa asing.

"Besok kalian mau nikah, masa nggak pakek baju? Pasti Eros mau ngajakin lo fighting baju pengantin," jawab Kirana santai.

"Kirana udah tau kalau besok Carin mau nikah?" Tanya Carina.

"Iya, kan gue yang milih gedung sama buat dekorasi nya," jawab Kirana bangga.

Akhirnya setelah dua puluh menit, mereka sampai di toko baju, dan hari ini Eros dan Carina sibuk memilih pakaian mana yang akan mereka pakai untuk pernikahan mereka besok.

...

Author Up🥳🥳
Akhirnya Author ada ide buat Extrapartnya
Kalian udah siap belum buat pernikahan Carina sama Eros?
Gimana part kali ini?
Jangan lupa vote dan komen ya

Salam manis dari Author 🤗🤗

CaRos (Carina & Eros)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang