Story by Vitaauliaazahraa
Hi 👋🏼
Follow author dulu yu sebelum menambahkan cerita ini kedalam reading list kalian
Don't forget to vote setiap chapter yang kalian baca
Share supaya banyak yang baca,oke 👍🏼
Warning ⚠️
Hasil imajinasi aku sendiri...
Thanks for 9.77k reads,1.03k votes and 17 followers yeeay🥳
Jangan jadi silent readers please 🥺
Yang belum follow ditunggu ya hehe
Update seminggu sekali atau tiga hari sekali tapi satu chapter tiap up nya?
Hehe sama aja si seminggu dua chapter,bedanya kalian ga terlalu lama nunggu kelanjutannya
Seneng banget tiap kalian nanya kapan up,terharu gitu ternyata ada yang suka sama karya aku makasi ya
Don't forget to vote guys
Pastikan untuk vote semua chapter yang kalian baca
Notif vote dari kalian mood booster banget buat aku hehe
Share supaya banyak yang baca,oke 👍🏼
°°°°° °°°° °°° °°
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Selama perjalanan keheningan melanda mereka sepertinya Agra marah karena permintaan Raina yang menurutnya tidak masuk akal.
Sebelumnya Raina mengatakan kalau dirinya menerima Agra tetapi ia juga meminta hubungan mereka saat ini dirahasiakan dari siapapun termasuk keluarganya maupun itu keluarga Raina atau keluarga Agra.
"Please mau ya pak,kan pak Agra yang ngajak duluan pas ngasih hadiah ke saya katanya ga ada yang tahu tentang itu."ujar Raina.
"Sekarang juga pasti bisa kok,ya mau ya please sebentar aja."bujuk Raina.
"Konsepnya beda tentang itu sama ini ga bisa disamain,masa iya nanti kalau didepan mereka kita berjauhan kaya orang ga kenal terus tiba tiba saya ngajak kamu jalan itu pasti cepat atau lambat mereka akan curiga."
"Ya gapapa dari pada harus sekarang,"
"Hah?"
"Gini pak,kalo mereka tahu dari sekarang saya yakin mereka mau kita cepet nikah."
"Ya udah gapapa,"
"Gapapa? Pak Agra kan tahu saya belum siap nikah pak gimana si dari tadi ga ngerti ngerti,"
"Kita bilang baik baik sama mereka dan pasti mereka juga ngerti,"
"Masalahnya mama kita berdua tuh pengen banget kita cepet nikah pak Agra tahu itu,"