penculikan Christy

3K 402 138
                                        

Seorang gadis sedang duduk di halte sambil sesekali clingukan menunggu jemputan. Suasana di sekitar sekolah memang sudah sepi karena menjelang sore hari.

Gadis itu memicingkan mata ketika melihat ada mobil Jeep hitam berhenti tepat di depannya dengan rem mendadak. Dua orang laki-laki keluar dari mobil dan menghampiri gadis itu.

"Mau apa kalian? Jangan macem-macem nanti christy bisa teriak"

Rupanya ancaman barusan tidak membuat kedua orang itu takut. Christy tidak tahu siapa mereka dan apa tujuan mereka.

Christy mengambil ancang-ancang untuk lari namun salah satu preman menarik tasnya dari belakang dengan gerakan yang cepat.

"Hmmmpph!! hmmmphh!!" Laki-laki tersebut membekap mulutnya dengan sapu tangan dan sapu tangan itu berbau aneh. Christy yang sangat terkejut berusaha memberontak sekuat tenaga tapi ia merasa sangat pusing dan tiba-tiba pandangnya menjadi gelap.

Christy mulai mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya. Christy melihat seorang cewek disana yang sedang duduk dengan angkuh, dan Christy dalam keadaan terikat.

"Sudah bangun rupanya, Hem?"

"Kakak siapa?" Christy sekarang menjadi ketakutan, karena ia sadar sekarang ia sadar sedang di culik oleh orang yang tidak di kenal.

"Nggak tau siapa gua? Ingin tau kah siapa gua anak kecil?" Ujarnya. Christy tak menjawab, sengaja ia tak ingin menjawab pertanyaan yang bodoh ini menurutnya.

"Akhh" seseorang itu mencekram pipi Christy dengan keras membuat christy sedikit meringis, seseorang itu menatap tajam ke arah christy.

"Lepasin aku, kenapa kakak beraninya sama anak kecil seperti aku?"

"Cihh, Karna lo adeknya Ara" gadis itu mendekatkan wajahnya kepada christy, tetapi christy membuang mukanya. Christy tak ingin melihat wajah itu kerena takut.

"Akh!"

"Jika ada seseorang yang menatapmu, jangan memalingkan wajah" dengan kasar gadis itu menarik rambut christy dengan dengan kasar juga gadis itu melepaskan tangannya pada rambut christy.

"LEPASIN AKU KAK!! KAK ARA CHRSTY TAKUT, AYAH, BUNDA TOLONG CHRISTY" teriak christy.

"Heh anak kecil lo diem!" Gertak gadis itu.

"Aku mohon lepasin christy kak, Christy mau pulang. Ayah sama bunda pasti nungguin christy"

Dan dengan perlahan gadis itu perlahan mundur beberapa langkah, lalu ia mengarahkan tangan kanannya pada christy.

Bugh!

Bugh!

"Uhuk!" Gadis itu memukul perut christy dengan keras, itu membuat christy langsung sedikit memuntahkan darah pada mulutnya. Jika begini, dia bisa membunuh Christy secara perlahan.

Sedangkan di lain waktu ara tengah berjalan menuju parkiran, ketika sudah sampai di parkiran ia melihat chika yang yang sedang bersender di motornya tapi tangannya lagi mengetikan sesuatu pada ponselnya.

"Sibuk banget di lihat-lihat"

"Eh Ara enggak sibuk kok"

"Mau langsung pulang?" tanya Ara.

"Nggak, kita ke warung seblak dulu ya Ra" pinta chika.

"Ngapain?"

"Bantu cuci piring, ya mau makan seblak lah ra" jawab chika sewot.

"Kek nggak ada makanan yang lain aja chik"

"Ayo beli seblak" ucap chika.

Ara geleng-geleng kepala melihat tingkah chika, ia segera memakai helm dan menjalankan motornya menuju warung seblak yang di sebutkan oleh chika.

DIA HADIR KEMBALITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang