"Lo gila Rey?! Maksud lo apa sama Melisa?!"
Kini diruangan musik sudah ada seluruh anggota The Petrichor kecuali Raphael. Fabian merasa kesal karena sahabatnya ini memiliki suatu hubungan dengan mantan pacarnya.
Bukan karena Fabian masih mencintai nya, namun ia tak ingin Reynald harus memiliki akhir nasib yang sama dengannya. "Gue gak pacaran sama dia! Gue juga gak tahu tentang postingan itu." ucap Reynald pada akhirnya.
Yoga berjalan mendekat ke arah Reynald, ia benar benar kebingungan sekarang. "Kenapa lo bisa foto sama dia kalau gitu? Gak mungkin editan kan Rey? Gue kenal lo!"
"Fuck!" umpat Reynald pada akhirnya.
"Melisa saudara gue." ucapnya yang membuat ketiga orang disana menatapnya penuh keterkejutan. "Dia keluarga Purnawarman, anak dari adiknya Papih gue."
"Lo serius Rey?" tanya Yoga yang masih tidak percaya dengan apa yang dikatakkan oleh lelaki itu. "Situasi kaya gini emang pantes buat bercanda? Gue serius lah!"
Fabian berjalan mendekat ke arah Reynald. "Gue udah panik, gue gak mau lo sama dia." ucapnya sembari memegang bahu lelaki itu menggunakkan satu lengannya.
"Lo masih suka sama Melisa Bi?" tanya Gavin penasaran dan di tatap juga oleh Reynald dan Yoga karena Fabian sangatlah terlihat kesal.
Fabian menghela nafasnya kasar, "Yang namanya kenangan masih ada, gue cuman gak kamu lo sama Melisa, dia gak pantes buat jadi pasangan orang sebaik lo Rey."
"Gue tebak, dia pasti suka kan sama lo?" tanya nya yang lagi-lagi berhasil membuat ketiga nya terkejut dan tak menyangka.
Reynald dengan perlahan menganggukkan kepalanya. "Dia ngasih tau lo?" tanya Reynald dengan wajah penasarannya.
"Enggak. Gue orang yang suka perhatiin sekitar. Lo pasti tahu hal itu."
"Gue bahagia sama dia, dia kaya pasangan yang selalu bikin gue semangat setiap harinya. Tapi, kadang keegoisan dia bikin gue jadi bertanya tanya tentang apa yang dia mau sebenernya."
"Melisa selalu tanyain lo ikut latihan atau enggak, dia selalu pengen ikut kalau gue lagi sama lo, gimana orang gak curiga kalau yang dia bahas selalu lo."
"Waktu itu gue masih ngerasain yang namanya jatuh cinta anak remaja, makannya disitu gue milih buat diem aja dan bikin Melisa tambah suka sama gue. Nyatanya semua gagal, sifat nya yang gak pernah gue lihat sekarang keluar, gue gak mau lo salah pilih Rey, lo sahabat gue." ucapnya yang berhasil membuat mereka tersentuh dengan ucapan Fabian.
Semua orang pasti pernah melakukkan kesalahan dan berpikir mengenai hal-hal buruk dalam otaknya. Namun kesadaran mereka juga pasti akan hadir jika waktu nya sudah tepat, Fabian tersadar jika yang selalu ada untuknya kini hanyalah para sahabat dan keluarganya. Ia tak ingin semuanya kembali memiliki masalah dan mendapatkan sesuatu hal yang membuat mereka akan menjauh nantinya seperti kejadian lelaki itu dengan Anela.
Reynald menepuk punggung lelaki itu sebagai tanda ia berterimakasih atas perhatian yang Fabian berikkan kepadanya. Yoga yang masih terdiam kini kembali menatap Reynald dengan tatapan penasarannya.
"Terus kenapa Melisa gak pake marga keluarga lo?"
"Dia bukan anak kandung dari keluarga gue, Kakek gue nolak buat ngasihin dia marga karena dia bukan darah asli keluarga, tapi keluarga gue bakal tetep terima dia dengan baik sebagai anak dari adiknya Papih gue." ucap Reynald yang langsung dimengerti oleh Yoga dan yang lainnya.
"Kenapa dia bisa suka sama lo? Lo kan bersaudara?" tanya Yoga lagi. Reynald mengangkat kedua bahu nya karena ia juga tidak mengerti dengan jalan pikiran gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden Love
Teen Fiction[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Bukan cerita tentang percintaan mulus yang berawal dari persahabatan, tetapi jalan hidup Anela yang menjadi rumit karena ulah sahabatnya. Termasuk kedalam salah satu anggota band terkenal, membuat Fabian mengubah kepribadia...
