7. PESTA PERNIKAHAN DENI✅

1.6K 54 0
                                        

HALLO READERS APA KABAR?





JANGAN LUPAN PENCET BINTANGNYA YA






SEMOGA SUKA YA SAMA PART INI







HAPPY READING




















*****

Arin sudah selesai mandi sepuluh menit yang lalu dan sekarang ia ingin melanjutkan aktivitasnya yaitu membaca novel. Arin memang sering mandi di malam hari jika merasa gerah.

Baru saja Arin membaca novel setengah, tiba-tiba ponselnya menyala, menandakan ada pesan masuk. Arin mengambil ponselnya yang berada di atas buku di samping meja belajarnya.

______________________________
Pak Varo si muka tembok

10 mnt lg sy smpai

______________________________

Arin terlonjak kaget dari posisi duduknya setelah membaca pesan dari Varo.

"ya ampun! gue lupa! sekarang kan gue nemenin pak Varo buat ke acara pernikahan rekan kerjanya?" ucap Arin sambil menepuk jidatnya.

Arin segera berjalan ke arah lemarinya untuk mengambil sebuah dress yang akan ia kenakan malam ini.

dress yang Arin pakai

Baru saja Arin selesai menyisir rambut, ponselnya sudah menyala kembali dan menampilkan pesan dari Varo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Baru saja Arin selesai menyisir rambut, ponselnya sudah menyala kembali dan menampilkan pesan dari Varo.

______________________________
Pak Varo si muka tembok

sy sdh ada di dpn rmh km

oke, pak👌
sbntr, saya akan keluar rumah

______________________________

"ngetik aja singkat-singkat, dasar si muka tembok!" gerutu Arin.

Arin keluar dari kamar untuk menemui Varo yang sudah ada di depan rumahnya.

"silahkan masuk, pak" ucap Arin, ketika pintu rumah sudah terbuka lebar.

Varo terus memandangi wajah Arin. Arin yang merasa terus di perhatikan, memberanikan diri untuk bertanya.

"kenapa bapak lihatin saya terus? jelek ya? baju saya jelek ya? atau make up saya ketebelan? emang saya gak cocok tau kalau harus bersanding dengan bapak, saya gak selevel dengan bapak, saya kurang can-" belum sempat Arin menyelesaikan ucapannya, Varo sudah menyelanya.

Mantanku CEO, Suami pun CEOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang