Hayo, siapa yang gak sabar Nadira hamil? Pasti seru nih liat seberapa repotnya ilham kalau Nadira lagi ngidam.
⚠jangan lupa komen disetiap paragraf ya..
-----
"Jadi, gimana nasib bang Dion? " Tanya Ilham datar, cowok itu sedang berhadapan dengan mertuanya dan inti Graventas."Pertanyaan bodoh apa itu? Tentu saja Abi akan memenjarakan dia, " Ucap Abi Adnan kepada menantunya itu.
"Apa om Andre akan terima? "
Abi Adnan tersenyum evil, "bahkan Andre yang meminta Abi untuk memberikan hukuman setimpal kepada Dion, " Ucap Abi Adnan.
Ilham tersenyum, ia kira om Andre tak terima ketika anaknya akan diberi hukuman.
Ilham beralih menatap Abijal, " Jal sorry, gue udah nuduh lo , " Ucap Ilham merasa bersalah.
Abijal dengan senyuman terpatri di wajah tampanya, "santai aja Ham, gue tahu kita dijebak, " Ucap Abijal.
Ilham tersenyum bangga, ahh ia jadi malu kedirinya sendiri.
"Ini gak ada yang bawain minum gitu? " Dengan tak tahu diri nya Yahya meminta minum, cowok itu kehausan sangat.
Ilham meringis malu, masalahnya ini sedang berada dirumah mertuanya. Ck, Yahya, Yahya.
Abi Adnan tertawa renyah, "Bik, buatin minum! " Titah Abi Adnan kepada salah satu pembantunya.
"Bi, Ilham minta maaf karena gak bisa jaga Nadira, " Ucap Ilham menundukam kepalanya.
"Kamu udah jadi yang terbaik Ham, kamu udah jaga Nadira. Gak salah Abi setujui kamu nikah sama putri Abi, " Ucap Abi Adnan, ia sama sekali tak menyalahkan Ilham atas kejadian ini. Ini semua takdir.
Ilham tersenyum malu, cowok itu menggaruk kepalanya tak gatal.
"Ngomong-ngomong, apa kah Nadira tak ikut bersama mu? " Tanya Abi Adnan.
"Dia dirumah Bi, sama Klaudia."
"Anak itu,"
----🖇
1bulan kemudian" Saudara Aldion Fahreza Alfair , anda dijatuhi hukuman 12 tahun penjara, atas penculikan berencana," Hakim mengetuk palu tanda Dion sudah dijatuhi hukuman mendikam sekitar 12 tahun dipenjara.
Hal itu membuat Nadira menghela napasnya lega, berbeda dengan Ilham yang tak puas atas hukuman itu, seharusnya Dion dijatuhi hukuman ditembak mati saja!
Nadira memeluk tangan Ilham, cewek berbalut hijab panjang hitam dan baju gamis itu tersenyum lega.
Setelah beberapa minggu menunggu hukuman atas apa yang diperbuat Dion, akhirnya hari ini tepatnya 12 pebruari Dion resmi dipenjara.
"Kak, pulang dari ini mau makan bakso? Boleh kan? " Nadira menatap Ilham memohon.
Tentu saja Ilham tak bisa menolak permintaan istrinya, "iya cantik, boleh,"
Nadira tersenyum senang bukan main.
Ohh iya, ngomong-ngomong soal Ilham? Cowok itu Alhamdulillah sudah lulus dari SMA, ia juga sudah mulai kerja di perusahaan Abinya sejak 3 hari lalu.
Dan Nadira? Dia juga sudah naik kelas, dan ya cewek itu mendapatkan peringat pertama lagi,namun sayang Nadira tak bersekolah , cewek itu sekarang homeschooling, itu semua atas dasar perintah Abi Adnan dan Ilham, karena takut Nadira kenapa-kenapa.
Persidangan sudah selesai, keluarga Nadira dan Ilham undur diri, mereka pergi dari tempat itu untuk pulang kerumah.
Namun berbeda dengan pasangan yang satu ini, Ilham dan Nadira sedang berada di dalam mobil.

KAMU SEDANG MEMBACA
ILHAM DAN NADIRA •| END
Romance[Follow dulu sebelum baca!! ] -romance ----------------- "Iya cantik." Nadira tak menyangka ia harus menjadi istri kakak kelasnya, berawal dari kakak kelasnya yang melamarnya tiba-tiba.Dan dimana dia harus mulai terbiasa dengan sikap suaminya mulai...