"Dengerin aku, itu gak seperti yang kamu liat, Ra. Dengerin aku oke,"
Nadira memalingkan wajahnya, cewek itu menghapus air matanya kasar, "kakak pulang, kak. Biarin aku sendiri dulu," Ucap Nadira.
Ilham menggeleng, dia tak akan membiarkan Nadira kepikiran soal poto itu, karena itu hanya salah paham. Catat salah paham.
Ilham meraup wajahnya frustasi, cowok itu memandang Nadira dengan wajah memelas, "Ra, liat aku," Suara Ilham rendah, tanganya terulur memegang dagu istrinya.
Iris mata coklat terang Nadira bertemu dengan tatapan teduh Ilham.
Tangan Ilham berpindah mengelus pipi Nadira, "dengerin dulu, aku gak mau kamu sakit cuman masalah ini. Ini cuman salah paham," Ucap Ilham lembut.
"jelasin," Ketus Nadira sesegukan karena terlalu lama menangis.
Ilham tersenyum lega, syukur lah Nadira mengijinkanya menjelaskan, "jadi --" Ilham mulai menjelaskan sewaktu dirinya disekolah tadi nabrak seorang cewek bernama Clara, dan cewek itu terjatuh lalu kaki Clara sedikit lecet--
--Ilham hanya meminta maaf, setelah itu ingin pergi namun tanganya ditarik paksa oleh Clara untuk duduk bersama Clara. Ilham sudah menepis tangan Clara secara kasar, masa bodo harus memperlakukan wanita lembut, dia hanya akan menunjukan sikap itu kepada Nadira tidak ke orang lain.
Selesai bercerita, Ilham merasa tenang sekarang, seenggaknya Nadira tau apa yang terjadi sebenarnya.
Namun yang jadi pertanyaan, siapa yang mempoto Ilham bersama Clara, dan kenapa poto itu bisa sampai ke Nadira? Apakah ada orang tau kalau Ilham sudah menikah dengan Nadira dan ada yang ingin merusaknya?
Setelah mendengarkan cerita Ilham, Nadira menyimpulkan bahwa cewek bernama Clara itu, centil dan ingin mendapatkan Ilham.
Ilham memeluk Nadira, "maaf sayang, maaf," Ucap Ilham mencium pelipis Nadira, cowok itu memeluk Nadira erat.
Nadira membalas pelukan Ilham , "maaf kak, udah salah paham," Ucap Nadira merasa bersalah.
Ilham menggelengkan kepalanya, "Wajar, " Sahut Ilham, wajar jika Nadira salah paham, coba saja pikirkan. cowok yang selama ini sangat menjauhi wanita kecuali pada istri dan uminya tiba-tiba duduk bersama wanita lain?
"Jangan deket lagi sama dia," Ucap Nadira.
"Iya, apapun untuk kamu sayang," Sahut Ilham mengelus kepala Nadira.
Ilham melepaskan pelukanya, cowok itu mencium kedua mata Nadira yang sembab akibat terlalu lama menangis, " Mau tidur? " Tawar Ilham menaikan satu alisnya.
Nadira mengangguk, dia sudah lelah menangis terlalu lama, cewek itu merebahkan dirinya dikasur disusul dengan Ilham yang juga senantiasa mengelus punggung istrinya supaya cepat tidur.
Dalam hati dia mengumpat karena Clara, istrinya menangis. Ilham membuka ponselnya dengan satu tangan, cowok itu menelpon seseorang.
"Cari tau cewek yang bernama Clara, dan siapa yang potoin gue,"
"Siap bos!! "
Ilham menyimpan ponselnya, cowok itu tersenyum miring, dia melihat Nadira yang sudah menutup matanya.
"Tidur yang nyenyak, cantik," Ucap Ilham mencium kening Nadira lalu melepaskan pelukanya.
---
Berhubung sudah terlanjur Nadira dan Ilham berada di rumah orangtua Nadira, jadi mereka memutuskan untuk menginap.
Dikamar bernuansa kuning, Nadira dan Ilham sedang tiduran santai.
Ilham melilitkan tangan ke perut ramping Nadira, cowok itu meletakan kepalanya di dada sang istri. Sedangkan Nadira? Dia hanya mengusap-ngusap kepala sang suami.

KAMU SEDANG MEMBACA
ILHAM DAN NADIRA •| END
Romance[Follow dulu sebelum baca!! ] -romance ----------------- "Iya cantik." Nadira tak menyangka ia harus menjadi istri kakak kelasnya, berawal dari kakak kelasnya yang melamarnya tiba-tiba.Dan dimana dia harus mulai terbiasa dengan sikap suaminya mulai...