[Follow dulu sebelum baca!! ]
-romance
-----------------
"Iya cantik."
Nadira tak menyangka ia harus menjadi istri kakak kelasnya, berawal dari kakak kelasnya yang melamarnya tiba-tiba.Dan dimana dia harus mulai terbiasa dengan sikap suaminya mulai...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yuu komen disetiap Paragraf, biar rame🔥
----
Hari ini Ilham sedang berada di ruangan rahasia-Nya, yaitu ruangan bawah tanah, rumah Ilham memang mempunyai ruangan rahasia, namun yang mengetahui hanyalah Ilham sendiri saja.
Ilham menghembuskan napasnya lelah, beruntung istrinya sedang sekolah jadi dia tak perlu mengendap-endap ketika ingin ke ruangan ini, bukan tak ingin memberi tahu,hanya saja Nadira belum waktunya tahu.
Diruangan itu terdapat sopa panjangnya dan komputer. Ada juga pistol dan benda-benda tajam lainya.
Ruangan itu memang ruangan khusus, dibuat untuk berjaga-jaga saja. dan ruangan ini nantinya akan Ilham perbaiki lagi menjadi ruangan pelatihan bela diri.
Ilham sudah merencanakannya dari awal, kalau dia mempunyai anak cowok maupun cewek nantinya anak itu akan Ilham latih menjadi kuat, dan pandai bela diri.
Ilham menatap komputer dengan mata tajamnya, " Sial, " Umpat Ilham tak menemukan apapun.
Hanya ada satu cara yaitu memanggil nomor telpon itu. Ya Ilham memang belum melakukan itu.
Cowok itu beranjak dan menaiki tangga. Ilham menutup lubang besar yang menuju tempat ruangan bawah tanah itu dengan kayu, cowok itu juga melapisinya lagi dengan karpet berbulu.
Dia keluar dari ruangan kerja.kalian bingung? Jadi ruangan kerja Ilham terhubung dengan ruangan bawah tanah.
Cowok itu berjalan keluar rumah, dia menelpon seseorang.
" Dateng ke taman Anggrek, gue tunggu lo," Ucap Ilham datar lalu memutuskan sambunganya.
Ilham menghidupkan mobil hitam mengkilapnya lalu berjalan dan meninggalkan rumah mewah itu.
----•
"Nice, " Pekik Klaudia menatap nilai ujiannya yang terbilang sangat memuaskan yaitu 90. Memuaskan bukan?
Nadira menatap nilai ujiannya, dia tersenyum simpul menatap nilainya yang lagi-lagi membuat hatinya senang , 98.
Ternyata perjuangannya belajar sampai bergadang tak sia-sia.
" Gapapa deh juara ke 2 juga, yang penting gue juara, " Ucap Klaudia berharap juara 2,ia tak berharap ke 1 karena pasti Nadira yang akan mendapatkan peringkat itu.
Hari ini ujian terakhir disekolah, kelas 10 dan kelas 11 tinggal menunggu laport dan nilai keseluruhan.
" WOYY SARAH! Yang dapat peringkat sekarang dapet apa? " Tanya Klaudia kepada Sarah, karena Sarah adalah ketua OSIS jadi pasti bakal tau.
"Bisa piala, uang, buku, Piagam " Ucap Sarah, ia juga tak tahu, namun biasanya si Piala dan Uang.