Setelah mengucapkan kalimat itu, Natasha langsung maju terlebih dahulu diikuti oleh ratu Minerva dan Roseanne yang menyusulnya. Morris yang melihat ketiga wanita itu sudah memulai pergerakannya langsung mengeluarkan sihir air nya dan menerjang ketiganya.
Ratu Minerva beserta Roseanne menghindari serangan tersebut dari udara sedangkan Natasha dengan berbekal kemampuan bela dirinya di kehidupan sebelumnya juga dengan lincah menghindari terjangan tersebut.
Saat Natasha sudah berada tepat didepan Morris, gadis itu langsung memukul Morris menggunakan dua tongkat sihir yang sedari tadi ia gunakan sebagai senjata andalannya. Tongkat sihir yang masing-masing sepanjang 80cm itu tepat mengenai kepala Morris. Tak sampai disitu, setelah tongkat tersebut mengenai kepala Morris, tongkat itu langsung mengeluarkan sihir petir yang cukup dahsyat yang menyebabkan Morris merintih kesakitan.
"AGHHHHHH!!!!" Teriak Morris sembari memegangi kepalanya.
Ratu Minerva dan Roseanne yang melihat itu tidak tinggal diam. Keduanya langsung menerjang Morris dengan sang ratu yang memukul mundur Morris menggunakan tamengnya kemudian disusul oleh Roseanne yang menggores tubuhnya dengan pedang miliknya.
Morris yang terluka cukup parah teriak kesakitan sebelum akhirnya teriakannya berhenti.
"Pfftt.... HAHAHAHAHA!!! Apa kalian pikir dengan mainan seperti itu bisa melukaiku?" ujar Morris berteriak yang kemudian membuat semua orang terkejut sebab luka yang tadi disebabkan oleh ketiga wanita bangsawan itu secara aneh sembuh dengan sendirinya.
"Sial! Ternyata ia memiliki regenerasi yang sangat cepat," ujar Natasha.
Disaat Natasha sedikit kehilangan fokusnya, dari arah depan sebuah tombak terbuat dari air raksa yang tercampur dengan sihir terlarang dan membuatnya berwarna hitam pekat menerjang kearahnya dengan kecepatan yang tidak terduga.
BRAKKK.....
Tiba-tiba tanah didepan Natasha membentuk sebuah dinding yang menyebabkan tombak tersebut malah menabrak dinding tersebut.
"Fokuslah, Natasha," ucap Clarice yang tadi membuat dinding tersebut bersama dengan Lucia.
Natasha yang sudah mendapatkan fokusnya kembali mengangguk dan berterimakasih pada Clarice yang tadi sudah melindunginya.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang? Regenerasi miliknya benar-benar merepotkan!" ujar Clarice yang kini mulai sedikit kelelahan sebab serangan dari Morris yang bertubi-tubi tiada henti.
Sial, ini merepotkan. Batin Natasha.
"Kita harus menghentikan regenerasinya, kemudian kita bisa langsung menyerang titik vitalnya," kata ratu Minerva.
Morris yang tidak mendengar percakapan para wanita itu sebab jarak mereka yang kini cukup jauh berpikir bahwa wanita-wanita tersebut sekarang sedang ketakutan oleh kekuatan dahsyat miliknya.
Sebenarnya kekuatan milik Morris sendiri tidaklah sebesar itu, bahkan jika dibandingkan dengan putrinya, Roseanne masih sedikit lebih unggul. Jangan tanya dengan ratu Minerva, meski ratu Minerva adalah seorang wanita tapi kekuatannya jauh berada diatas Morris.
Namun Morris yang sudah memanggil raja kematian dengan memberikan tumbal para bangsawan menjadikan dirinya ikut mendapat kekuatan dari raja kematian yang membuat kekuatannya meningkat pesat. Belum lagi kemampuan regenerasi yang tiba-tiba didapatkannya membuatnya benar-benar sulit dikalahkan sekarang.
"Menyerahlah! Jika kalian dengan sukarela menyerah dan menerimaku sebagai raja, aku akan dengan baik hati mempertimbangkan kalian untuk menjadi selirku! Hahahaha," teriak Morris disertai tawa jahatnya yang menggema.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE HEARTLESS ANTAGONIST
Фэнтези"Lagipula, gadis sepertimu...." "Benar-benar membuatku muak," seraya mengucapkan kata terakhir tersebut ia langung mengayunkan pedangnya kearah si gadis yang sudah terlihat tidak memiliki hasrat untuk hidup. Slashhh... Dengan sekali tebasan, kepala...
