Mau berapa kali pun menyangkal, mau berapa kali pun memaksakan, jika hati sudah kena.
Penyakit.
Itu seharusnya di lepaskan bukan?
Drama | Angst | Romantic Comedy
[⚠️Not for Child cause a lot of harsh words and adult things!!]
[Started 1 June 2020]...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Tangan kanan nya tengah mengaduk susu yang baru saja telah ia sirami dengan air hangat, membuat Taehyung menggerutu saat melihat ponsel nya berbunyi di pagi ini, dan Jimin lah yang menelfon. Si pembuat pagi nya buruk. Jimin yang terburuk, pikir nya.
"Hum? Ada apa?."
"Siang ini ada rapatantarpemegangsaham di hotel Zeus. Ayah mu menyuruhkumengingatkan mu."
"Eh tiba-tiba?." Kejut nya. "Kenapa ayah tidak memberi tahu ku langsung?."
"Ayah mu ceo, tentusajaiasibuk." Jawab Jimin. "Berbedadengan mu gelandangan, kau beruntung orang tua mu kaya raya."
"Woah, kau memiliki nyali untuk menghina ku?." Ucap Taehyung. "Kau lupa, aku memiliki beruang betina yang siap mencabik mulut juga harta mu? Sudah siap miskin Park?."
"T-tidak." Cicit Jimin. "Ah iya! Bagaimanadenganperkembanganhubungan kalian? Sudah ada kemajuan?."
Taehyung terdiam sesaat, ia menoleh kebelakang nya. Ke kiri ke kanan, tidak ada tanda-tanda keberadaan gadis itu pun lantas ia merapatkan ponsel nya pada telinga nya kembali.
"Y-ya Jim! Apa tanda-tanda nya jika ia memang sedang hamil?." Bisik Taehyung.
"Mual, muntah." Ucap Jimin. "Dan juga mengidam...mungkin?."
"Hanya itu?."
"Perubahan mood?."
"Tapi, Jennie tidak mengalami semua hal yang kau sebut tadi. Dia terlihat sama, baik-baik saja."
"Banyak hal lain Tae, tidak hanya yang kusebutitadi."
"Contoh nya?."
"Kenapa kau terusbertanyapadaku? Kau pikir aku dokterkandungan?."
Taehyung mendecih. "Ya sialan! Tidak bisa kau membantu ku huh? Tidak mungkin aku kedokter kandungan." Ucap nya yang mulai memelankan suara nya. "N-nanti dia curiga dengan ku."
"S-susah! K-karena aku tidak mau jika tidak berada di dekat nya."
Ungkap Taehyung dengan wajah merah penuh malu. Ia bersungguh-sungguh mengatakan nya. Beberapa hari ini Jennie benar-benar membuat nya menggila karena tingkah gadis itu yang selalu menuruti kemauan nya. Ah mungkin karena perjanjian mereka yang akan bahagia sebulan ini.