Tekan tanda ⭐ dipojok kiri bawah untuk melanjutkan part ini!!!
************************************
Tok..tok..tok..
Yeslin membuka pintu dengan raut wajah terkejut melihat Semi berada dibaliknya. Pria itu seolah menjadi paling menakutkan ketika berkunjung.
"Selamat malam nona Joozher,"
"Malam, silahkan masuk Sem."
Semi dengan patuh menuruti perintah bosnya, ia menatap sekilas Kenzi yang terbaring di sofa dengan selimut panjang membalut tubuh.
Sedang Michael masih tidur pulas dengan bantuan alat-alat medis.
"Bagaimana perkembangan kondisi tuan Michael?"
"Belum ada perubahan."
Yeslin tertunduk lemas, tatapannya sendu melihat Michael yang tidak kunjung membaik.
Semi yang melihat gerakan tangan Yeslin membuatnya iba sehingga mengurungkan niatnya untuk melaporkan kekacauan perusahaan.
"Saat Michael sadar nanti dia akan langsung melakukan transplantasi jantung."
Yeslin masih tertunduk lemas, sisa jejak air mata yang tadi menetes sudah hilang. Sebisanya Yeslin memasang senyum.
"Semoga tuan segera pulih."
"Terima kasih Sem."
Saat Semi memperhatikan Michael, kedua mata Yeslin menangkap sesuatu yang ganjil. Ada sebuah surat di dalam kantong jas yang terbuka itu.
Yeslin yakin kedatangan Semi bukan karena kebetulan melainkan ada sesuatu yang benar-benar penting.
"Sem, kita bicara di luar."
Semi mengangguk, mengikuti langkah Yeslin ke luar ruangan.
Mereka berada di balkon kamar rumah sakit agar pembicaraan mereka tidak di dengar oleh Kenzi. Juga ruangan tersebut lah yang di rasa paling aman untuk membicarakan bisnis.
"Bagaimana perkembangan perusahaan?"
"Emmm..." Semi mengeluarkan amplop cokelat yang masih tersegel menyerahkan kepada Yeslin.
Saat surat itu terbuka, isinya adalah permintaan maaf dan pengunduran diri Charlotte dari agensi gold entertainment.
"Kapan dia memberikan surat ini?"
"Tadi siang."
"Apa kamu belum mencairkan dana dari film lain?"
Semi menggeleng, "Setiap produksi film, tuan Michael selalu membuat anggaran sesuai kebutuhan, jika lebih pun itu di anggap bonus bagi karyawan."
"Akhir-akhir ini Michael memproduksi film sangat banyak apa tidak ada dana yang bisa di pinjam?"
"Seperti yang sudah saya katakan nona, begitu dana cair semua akan di bagi untuk jatah masing-masing."
"Aish! Lalu bagaimana kamu mengurusi kekacauan perusahaan?"
"Saya sudah melunasi hutang properti menggunakan dana lain, namun untuk membayar pemain saya masih fikirkan."
Yeslin mendekat menekan kuat bahu Semi,
"Pasti ada sumber dana yang lain kan?""Saya belum mengeceknya."
"Bereskan kekacauan ini secepatnya, setelah itu kita fokus pada kesembuhan Michael."
"Baik nona,"
Semi mengeluarkan satu amplop lagi yang dibalas tatapan tajam dari Yeslin.

KAMU SEDANG MEMBACA
TogetheR
Teen FictionRaline Joozher seorang anak yang lahir dari kesalahan kedua orang tua membuat masa depannya terbebani. ia harus tinggal di lingkaran keluarga berada dengan bekal pengalam minimum. hingga suatu ketika bertemu pangeran berwatak iblis yang mengubah se...