Kiw kiwwww cieee udah nungguu HUDZAIFAH update yaaa?? Aaaaa makacii udahh mauu nunggu heheee meskipun author nya kepedean kalau kalian nunggu><
Baca sampaii habiss yaaa kalau bisaa harus sampaii tamattt ceritanyaa heheee>< meskipun author tauu kalau kalian capek nungguin HUDZAIFAH update secara cerita ini jarang update T_T
⚠Maaf kalauu banyak typonyaa yaa maniss😉
HAPPY READING SWEETHEART😘
____________________
Mungkin sudah saatnya kita sampai pada jalan yang lurus dan kita akan berjalan beriringan
~Hudzaifah aslam mubarok~
___________________
Sesampainya dirumah megah milik keluarga el semuanya berkumpul untuk membicarakan tentang acara besar besok untuk Hudzaifah dan elnara.
"Sebelum membicarakan tentang acara besok, el mau bertanya." El membuka pembicaraan.
"Mau bertanya apa el?." Balas zai.
"K-kenapa zai ada ditaman tadi? Apakah kalian semua merencanakannya?dan apa kalian semua membohongi el tentang kematian zai?." Cukup banyak pertanyaan lolos dari mulut el. Sebenarnya masih banyak pertanyaan yang ingin el tanyakan namun tentu saja ia takut berbelit belit untuk mereka menjawab pertanyaan darinya.
Semua terbungkam saat el melontarkan banyak pertanyaan dari mulutnya, nathan memberanikan diri maju untuk menjawab pertanyaan pertama dari sang adik. "Untuk pertanyaan pertamamu, sebenarnya zai masih hidup dek, kami merahasiakan ini kepadamu agar kami mengetahui apakah dirimu itu mencintai sosok Hudzaifah?dan ternyata jawabannya adalah 'Iya'. " Ucapkan terakhir nathan membuat diri sendiri nya terkekeh.
"Tapi nggak gini juga caranya!." Balas el dengan cepat.
Zai menarik nafasnya panjang berniat ingin langsung menjawab pertanyaan el yang kedua, "El, untuk jawaban pertanyaan kedua kamu, biar saya yang jawab."
"Ya! Kami merencanakannya tapi asalnya dari saya yang meminta untuk merencanakan ini semua, saya tidak sanggup untuk menahankan semua rencana sebelumnya." Ralat, "Saya sangat ingin menikahimu syalifah elnara, saya ingin berbahagia denganmu dan saya ingin berjalan Beriringan denganmu dari sekarang hingga akhir hayat kalautidak sampai akhirat kita terus bertemu."
Semua terpaku dengan tutur penjelasan jawaban dari zai, kata kata yang sangat indah dapat meluluhkan hati siapapun yang mendengarkannya.
"Saya mencintaimu bukan sekedar kata, tapi dari dalam hati maupun do'a, kamu orang pertama yang membuat saya jatuh! Ya saya jatuh kedalam ketenanganmu El. Dengan mengucapkan qobiltu saya sudah bisa menikmati kepuasan ketenanganku padamu." Lanjutnya.
Benar saja el tak tahan dengan rasa terharunya mendengar kalimat jawaban tersebut rasanya tak pernah ada seseorang yang menyebutkan kalimat terindah itu. Tapi tunggu, itu hanya kalimat biasa tetapi el sudah sangat terharu apalagi besok? Dia akan mendengar kalimat qobiltu yang akan dilantunkan Hudzaifah untuknya.
"Maa syaa allah, baru kali ini aku dengar kata kata seindah ituu!!" Seru zahra sok terharu.
"Halahh, bilang aja pengen!." Cibir ridho
KAMU SEDANG MEMBACA
Hudzaifah
Espiritual"Seperti halnya cahaya matahari yang menarik tanaman, agar tanaman itu menghadapkan wajahnya dan tunduk pada cahaya-nya (matahari)." "Begitu pun Allah.." "Allah selalu menunggu kita, memanggil kita, memberikan cahaya-nya, bahkan. Menunggu kamu dan d...
