Berkisah tentang kehidupan Daniel dan kawan kawan setelah Perang melawan Andres. Apa semuanya sudah kembali baik baik saja? Apa hidup mereka sudah kembali tenang? Tidak ada yang tau. Mereka semua telah melewati berbagai macam kebahagiaan dan kehilan...
"Penyesalan tidak akan merubah Kesalahan yang telah terjadi"
______________________________
🪐🪐🪐🪐🪐
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Laskar mengelus perut Istrinya yang mulai membesar, usia kehamilan Naomi menginjak lima bulan. Artinya tidak lama lagi wanita itu akan melahirkan dan Laskar akan menjadi seorang Ayah. Menjadi seorang Ayah di usia muda bukanlah keinginan Laskar, sejujurnya dia masih punya mimpi yang belum bisa dia wujudkan. Sejak kecil Laskar ingin sekali membawa Kedua Orang Tua nya pergi Haji, namun sampai sekarang dia belum bisa mewujudkan nya.
Vira, Ibunda Laskar sudah meninggal satu tahun lalu. Beliau meninggal karna serangan jantung, sempat di rujuk ke Rumah Sakit besar namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Dan itu membuat Dunia Laskar hancur seketika. Dia sudah kehilangan Ayah nya, lalu dia harus kehilangan Ibu nya. Memang pukulan terberat seorang Anak adalah Kehilangan Orang Tua.
"Sayang, kita menginap disini ya. Aku masih rindu sama Alexa" Ucap Naomi tiba-tiba, menghentikan lamunan Laskar.
Laskar tersenyum kecil. "Iya. Asal kamu dan baby kita senang" Balasnya dengan lembut
Naomi berseru senang. Dan Laskar bahagia melihat Istrinya tersenyum manis seperti saat ini. Dia kembali mengelus perut Naomi, meski anak dalam kandungan Naomi bukanlah keinginan nya tapi sebagai seorang Pria dia harus bertanggung jawab. Bagaimanapun juga itu semua adalah kesalahan nya.
Ingat kelam tiba-tiba terlintas di benak nya. Bayangan dimana dirinya kacau setelah ditinggal Pergi Ibu nya. Saat itu Laskar sangat kacau, dia hampir depresi. Lalu dengan perasaan kacau dia pergi ke Club Malam untuk melupakan segala emosi nya. Dia minum banyak dan mabuk malam itu, hingga tidak sadar dia terlibat dalam peristiwa yang paling dia sesali seumur hidup nya.
FLASHBACK ON...
"You bastard! Hiks... I hate you!"
Laskar sangat terusik dengan suara tangisan dan jeritan sesorang. Dengan perlahan dia membuka matanya, menyesuaikan dengan pencahayaan yang minim penerangan. Laskar mengernyit bingung. Dia dimana? Rasanya tadi dia berada di meja Bartender, lalu kenapa sekarang dia ada di ruangan seperti kamar?
"Hiks... Mommy... Hiks..."
Untuk kesekian kalinya Laskar mendengar suara tangisan wanita. Dia lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru Ruangan, tatapan terkunci pada seorang gadis dengan rambut panjang yang meringkuk di sudut kamar. Gadis itu menutupi tubuh nya dengan selimut. Seketika Laskar menatap dirinya sendiri dan...
"ASTAGHFIRULLAH HAL ADZIM YA ALLAH!"
Dengan cepat Laskar menutupi bagian bawahnya dengan bantal. Bagaimana bisa dia tidak memakai sehelai benang pun? DiaNaked.