Berkisah tentang kehidupan Daniel dan kawan kawan setelah Perang melawan Andres. Apa semuanya sudah kembali baik baik saja? Apa hidup mereka sudah kembali tenang? Tidak ada yang tau. Mereka semua telah melewati berbagai macam kebahagiaan dan kehilan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beberapa motor KLX berdiri kokoh disamping sebuah sedan hitam dengan seseorang yang masih ada didalam nya, mereka bagaikan prajurit tangguh dengan senjata di balik baju zirah nya. Orang-orang misterius itu turun dari motor masing-masing lalu berjalan ke arah Daniel dkk, mereka mengangkat senjata dan mulai menembaki semua orang yang menjadi musuh Demonios. Lalu seseorang yang berada di dalam sedan pun ikut keluar, pria itu membidik senjata laras panjang nya tepat di kepala salah satu anak buah Aldo.
DOR!
Satu tembakan tepat mengenai sasaran dan orang itu langsung tumbang, yang lain sempat merasa bingung siapa sebenarnya mereka itu dan kenapa mereka datang sebagai bala bantuan. Tapi semua itu di perjelas oleh Daniel, pria itu mengatakan jika mereka yang datang adalah kawan. Alhasil pertarungan kembali terjadi dengan kubu Demonios yang mendapat warrior tambahan, mereka bekerja sama membasmi para bajingan itu dengan sekuat tenaga.
DOR!
DOR!
Baku tembak semakin membabi buta dengan adanya bala bantuan dari kubu Demonios, satu persatu anak buah Aldo tumbang nyaris tak bersisa. Namun yang membuat mereka heran kemana pergi nya Aldo dan Carolina? Sejauh ini mereka tidak pernah melihat kehadiran dua iblis itu, apakah Aldo memiliki rencana lain untuk menghancurkan mereka?
"Kalian siapa?!" Tanya Daniel setengah berteriak pada orang-orang yang membantu mereka.
"Hallo My King"
Satu persatu dari orang-orang itu membuka penutup wajah nya, Daniel dan yang lain terkejut bukan main setelah mengetahui siapa mereka.
"Kalian? Bang Jordi?" Gumam Daniel sedikit terbata.
Mereka adalah Zeus. Satria, Krisna, Virhan, Angga dan Galang. Mereka datang dari Bandung dengan tekad yang kuat untuk membantu Demonios, bahkan Daniel dkk pun terkejut juga tidak percaya karna ternyata Inti Zeus bisa dan mahir memakai senjata api.
"Sorry we're late, King" Jordi si pria yang mengendarai mobil sedan itu menunduk di hadapan Daniel, dia merasa bersalah karna mereka datang terlambat.
"Kenapa kalian bisa disini? Siapa yang jaga di Mansion??" Daniel mulai khawatir dengan keadaan teman-teman nya yang lain.
"Ceritanya panjang, King. Lebih baik lo sama yang lain masuk dan bantu Team lain. Biar mereka jadi urusan kami"
"Ngga bisa! Kalian aja yang masuk, ini urusan gue"
Daniel menolak perintah Satria untuk meninggalkan mereka.
"Ngga ada waktu, King. Masuk dan bantu Queen Valerine! Sebentar lagi mereka datang, cepet King!!"
Daniel tidak mengerti apa yang Satria maksud, mereka siapa lagi? Namun karna melihat kesungguhan Satria akhirnya Daniel luluh dan menarik paksa pasukan nya untuk masuk ke dalam. Sementara itu Jordi dan yang lain menggantikan posisi Daniel dkk dalam pertarungan itu, mereka tidak segan menghabisi siapa saja yang menghalangi jalan mereka.