LEGACY | 13

102 12 0
                                        

Daniel mengurungkan niatnya menemui Valerine malam ini, meski berat tapi dia harus menyelesaikan masalah ini sekarang juga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Daniel mengurungkan niatnya menemui Valerine malam ini, meski berat tapi dia harus menyelesaikan masalah ini sekarang juga. Setelah dari Villa Daniel kembali menemui Peter, mereka sudah ada di Markas sekarang. Bukan Markas DEMONIOS, melainkan Markas EL VALIENTE. Walt Petterson Weize atau biasa di panggil Peter adalah tangan kanan Betrand, pria berusia 28 tahun itu sudah mengabdi pada EL VALIENTE sejak dia remaja. Ini pertama kalinya Peter di tugaskan di Indonesia, sebelumnya dia bertugas menjaga Teritori EL VALIENTE di Madrid.

"Siapapun lo, cepat atau lambat gue akan hancurin lo. Berani ngusik gue artinya lo siap mati"

Daniel mencengkeram erat setir nya, matanya menajam bak elang yang siap memangsa buruan nya.

Kecepatan Mobil nya semakin membabi buta, beruntung jalanan sepi jadi tidak akan menganggu pengendara lainnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kecepatan Mobil nya semakin membabi buta, beruntung jalanan sepi jadi tidak akan menganggu pengendara lainnya. Dalam waktu 20 menit Daniel sampai di Markas, seperti biasa dia harus melewati hutan yang gelap dan menyeramkan. Sampai disana sudah terparkir Mobil dan Bodyguard yang berjaga.

"Selamat Malam, Tuan Muda" Seluruh Bodyguard membungkuk hormat didepan Daniel

Daniel hanya diam. "Mana Peter?" Dia balik bertanya tanpa menjawab sapaan para Bodyguard. Suasana hati nya sangat buruk malam ini.

"Tuan Peter ada di Dungeon, Tuan" Jawab salah satu nya

.....

Tanpa menjawab lagi Daniel langsung masuk ke dalam Markas. Tempat tujuan nya adalah Dungeon, sudah sangat lama dia tidak menginjakkan kakinya ke tempat itu. Dungeon sendiri adalah Penjara Bawah Tanah yang merupakan tempat penyiksaan bagi para tahanan EL VALIENTE.

"Salam, Tuan Muda"

Saat tiba semua orang yang ada disana membungkuk hormat, sama seperti para Bodyguard tadi. Peter berjalan ke arah Daniel, setelah membungkuk kecil pria itu menyerahkan sebuah barang pada Tuan nya itu.

"Tuan, saya menemukan ini pada Mobil mereka" Lapor Peter sambil melirik para tahanan mereka yang tidak sadarkan diri didalam sel.

Sreett~

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang