Berkisah tentang kehidupan Daniel dan kawan kawan setelah Perang melawan Andres. Apa semuanya sudah kembali baik baik saja? Apa hidup mereka sudah kembali tenang? Tidak ada yang tau. Mereka semua telah melewati berbagai macam kebahagiaan dan kehilan...
"Seburuk apapun masa lalu, dia tidak akan pernah menjadi kenangan indah di masa depan"
______________________________
🪐🪐🪐🪐🪐
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jakarta, 17 Mei 2025
Tahun pun berlalu, kini remaja yang dulunya suka membolos sekolah dan nakal telah menjelma jadi anak kuliahan yang lebih berkharisma. Samuel, Haidar, Justin dan Jonathan sudah Lulus dari Halcón International High School. Mereka melanjutkan ke jenjang selanjutnya yaitu Dunia Perkuliahan. Samuel Kuliah di Universitas Trisakti Jakarta Barat, dia berada di Fakultas Kedokteran. Dia ingin meneruskan Karir Sang Ayah di Dunia Kedokteran. Lalu Jonathan, dia berada di Universitas yang sama dengan Samuel namun berbeda Fakultas. Jonathan mengambil Fakultas Hukum, karna dia sangat tertarik dengan itu sejak Kelas XII.
Sementara Justin melanjutkan Sekolah di Akademi Kepolisian Semarang, sesuai keinginan dan cita citanya. Dia dan Julian sama sama ingin menjadi Abdi Negara, bedanya Julian melanjutkan ke Akademi Militer di Kota asalnya Medan. Selama itu pula mereka berdua tidak diperbolehkan menggunakan ponsel atau alat komunikasi apapun.
Lalu bagaimana dengan Haidar? Pemuda jangkung itu memutuskan membuka Kedai Kopi setelah Lulus Sekolah. Berbekal uang tabungan nya sendiri, Haidar membeli sebuah Ruko dan menjadikan nya Kedai Kopi. Dia juga masih tinggal di Villa bersama teman temannya yang lain seperti Yohan, Yoshua, Kevin dan Jonathan.
"Sepi juga ngga ada Julian sama Justin" Celetuk David sambil mengaduk aduk Latte nya
Yohan menyahut. "Lo bener, Dave. Rasanya kaya ada yang kurang" Mereka menghela napas berat
Saat ini mereka semua tengah berkumpul di Kedai Kopi milik Haidar, minus Julian dan Justin tentu nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ya mau gimana lagi? Mereka kan lagi sekolah, ngejar cita cita. Kita harusnya dukung mereka. Lagian kan nanti bisa kumpul lagi"
Sluurrpp~
Daniel menyeruput Americano miliknya. Dia sangat menyukai Kopi racikan Haidar, entah kenapa rasanya sangat pas. Dia tidak menyangka jika Haidar berbakat jadi seorang Barista.