LEGACY | 26

76 9 4
                                        

Di Villa kini semuanya berkumpul dengan keadaan terluka, banyak lebam dan robek di bibir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di Villa kini semuanya berkumpul dengan keadaan terluka, banyak lebam dan robek di bibir. Mereka berkumpul di Ruang Tengah dengan duduk di lantai yang di lapisi karpet berbulu, beruntung luka luka mereka tidak begitu parah dan hanya luka ringan. Daniel duduk bersilah didepan Valerine sembari mengobati luka gadis nya dengan cairan alkohol, meski sama sama terluka namun Daniel lebih memprioritaskan Valerine.

Sementara Karina mengompres luka di kening Yohan, Laras menempelkan plester luka di pipi Jonathan dan Gauri yang membantu mengobati lainnya karna merasa kasihan. Hari menjelang petang, badannya mereka terasa lemas dan lesu akibat pertarungan tadi. Yang mendapat luka paling parah adalah Haidar, pria itu lebam di pipi, mata dan sudut bibir.

Beruntung Gauri membantu mengobati luka nya agar tidak infeksi, seperti nya Haidar masih dalam suasana hati yang kacau selepas putus dari Lily

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beruntung Gauri membantu mengobati luka nya agar tidak infeksi, seperti nya Haidar masih dalam suasana hati yang kacau selepas putus dari Lily.

"Kita sholat magrib dulu, biar pikiran tenang. Habis itu gue pesen makan. Ayo" Daniel mengajak teman temannya untuk menunaikan Sholat Magrib lebih dulu.

Valerine, Sean dan Gauri ikut bersama para pria. Sedangkan Karina dan Laras menunggu di sana karna memang keyakinan mereka berbeda. Mushola di Villa cukup luas jadi mampu menampung mereka yang jumlah nya cukup banyak. Setelah mengambil wudhu mereka mulai menempatkan diri di shaf sholat dengan rapat, para gadis berada di belakang sebagai makmum. Daniel menjadi Imam untuk mereka hari ini.

Selang beberapa menit mereka mengakhiri Sholat Magrib nya , lalu kembali berkumpul di Ruang Tengah untuk memesan makanan. Karina dan Laras yang sejak tadi bermain Ponsel pun menyimpan Ponsel mereka saat Daniel dan yang lain kembali. Mereka sangat menghargai kebersamaan tanpa adanya Ponsel di antara mereka.

"Kalian mau pesen apa?" Tanya Daniel menawarkan.

"Terserah lo aja, niel" Sahut David.

"Oke"

Karna terserah Daniel pun memesan makanan sesuka hatinya. Ia mengambil Ponsel lalu membuka aplikasi GO-FOOD untuk memesan makanan. Karna bingung akhirnya Daniel memesan Nasi Padang di Rumah Makan yang menurutnya enak. Daniel memilih lauk rendang dan telor dadar untuk 13 bungkus Nasi. Setelah membayar ia kembali menyimpan Ponsel nya di saku dan bersandar pada bahu Valerine.

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang