LEGACY | 68 (Flashback)

56 7 10
                                        

Dua tahun yang lalu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dua tahun yang lalu.....

Pagi telah tiba, sinar surya menerangi seluruh penjuru Negeri dan menyebarkan kehangatan bagi setiap makhluk hidup Nya. Namun perasaan hangat itu tidak berlaku bagi orang-orang yang duduk di Ruang Tunggu dengan tubuh lelah, wajah frustasi dan tanpa semangat hidup. Setelah evakuasi besar besaran di Hotel Pacific yang melibatkan ratusan anggota Demonios juga aparat Kepolisian, mereka lari ke Rumah Sakit dengan perasaan cemas—terutama para orang tua.

Daniel, Valerine dan Hexarion di larikan ke Unit Gawat Darurat untuk mendapat perawatan intensif. Di antara mereka bertiga Daniel lah yang mengalami luka paling parah, pendarahan di kepalanya membuat banyak darah tidak berhenti mengalir. Sementara itu Valerine mengalami dehidrasi ekstrim yang membuat tubuh nya sangat lemah, Hexarion beruntung karna lukanya tidak terlalu parah dan hanya pingsan akibat benturan.

"Tenang, sayang. Anak anak kita pasti akan  baik baik saja, jangan khawatir" Victor merangkul Istri tercinta nya yang tidak berhenti menangis.

"Hiks~ gimana aku bisa tenang, mas? Anak kita di dalam sana terluka hiks~ gimana kalo Ve sampe kenapa kenapa??"

Gisella sangat hancur, sebagai Ibu ia merasa gagal menjaga putri semata wayang nya.

"Ssssttt~ jangan bilang begitu, Ve anak yang kuat. Dia pasti bisa sembuh, sudah ya"

Victor mencium puncak kepala Istrinya untuk menyalurkan kekuatan, Jane yang melihat itu hanya terdiam dengan dada sesak menahan kesedihan. Sebagai sesama orang tua Jane sangat mengerti perasaan besan nya itu karna dia juga merasakan hal yang sama, namun Henry selalu ada di sisi nya agar Jane tidak rapuh dan lemah.

Sudah satu jam mereka menunggu hasil pemeriksaan Dokter, teman teman Daniel yang lain juga turut menunggu kabar baik dari Dokter. Untuk urusan para jenazah sebelumnya sudah di urus oleh pihak kepolisian dan Rumah Sakit, sementara kerugian akibat peristiwa tersebut semua di tanggung oleh Henry selaku CEO dari HG Company.

Ceklek~

Pintu UGD terbuka membuat semua orang berdiri, Gisella tergesa-gesa menghampiri Dokter yang menangani putri dan menantu nya.

"Dokter, bagaimana keadaan putri saya? Dia baik baik aja kan? Menantu saya juga baik baik aja kan, dok?" Tanya Gisella menuntut karna cemas.

"Dokter jawab, jangan diam saja! Anak dan menantu saya baik baik kan??" Jane ikut menyela karna Dokter itu terus diam.

"Begini pak, bu. Sebaiknya bapak dan ibu ikut saya ke ruangan. Nanti saya akan jelaskan semuanya. Mari pak, bu"

Dokter bernama Alex itu menuntun orang tua Daniel dan Valerine untuk ikut ke Ruangan Pribadi nya. Disana Dokter Alex menjelaskan kondisi dari anak anak mereka setelah pemeriksaan, Gisella dan Jane saling berpegangan tangan menyalurkan kekuatan satu sama lain.

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang