Berkisah tentang kehidupan Daniel dan kawan kawan setelah Perang melawan Andres. Apa semuanya sudah kembali baik baik saja? Apa hidup mereka sudah kembali tenang? Tidak ada yang tau. Mereka semua telah melewati berbagai macam kebahagiaan dan kehilan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti yang sudah di rencanakan sebelumnya, hari ini adalah peringatan tujuh tahun meninggal nya Ivan dan Dion. Sama seperti tahun tahun sebelumnya, mereka semua akan melakukan do'a bersama untuk mendiang kedua sahabat mereka. Do'a bersama dilakukan di halaman Markas Demonios, mereka menggelar karpet yang di lapisi tikar serta ada beberapa makanan dan minuman sebagai formalitas. Setiap tahun nya Daniel yang memimpin do'a, mereka berdo'a menurut Agama dan Kepercayaan masing-masing saja.
"Udah dateng semua?" Tanya Marcello yang berjaga di pintu depan.
"Udah kayak nya. Banyak yang ngga dateng karna ada urusan" Sahut Haidar.
"Ngga papa, yang penting kan do'anya. Yaudah ayo masuk"
Semuanya telah berkumpul di halaman Markas, meski tidak semua nya hadir namun jumlahnya lebih dari cukup. Satria dkk juga turut hadir setiap tahun nya, ada inti Delta dan juga Rafael dkk disana. Di tengah mereka terdapat foto mendiang Ivan dan Dion yang terpasang di sebuah kursi, itu semua semata-mata hanya untuk menghormati kedua sahabat mereka yang telah tiada.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suasana berubah hening dan khusyuk, Daniel memimpin do'a dengan hikmat. Para wanita tidak ikut serta dalam do'a bersama kali ini, kecuali Valerine yang menemani anak anak nya di dalam Markas karna Vanilla ngotot ingin ikut. Di ruang tengah Vanilla sibuk bermain game di ponsel Mommy nya sambil menunggu do'a bersama selesai, sementara Hades lebih tertarik untuk melihat lihat sekitar. Bocah laki-laki itu tertarik dengan Markas Daddy nya yang menurut nya cukup misterius, ini pertama kalinya dia masuk ke dalam Markas Demonios karna sebelum nya Daddy Daniel selalu melarang nya jika ingin ikut ke Markas.