LEGACY | 25

85 7 4
                                        

Sampai di Rumah Sakit ternyata masih ada Yohan dan Cello, mereka berdua giliran menjaga Kevin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sampai di Rumah Sakit ternyata masih ada Yohan dan Cello, mereka berdua giliran menjaga Kevin. Kedatangan Daniel dan Valerine mengejutkan dua manusia itu, tapi mereka ikut lega karna Valerine telah di temukan. Dan sejak kemarin juga Daniel tidak lagi datang ke Rumah Sakit, teman temannya memaklumi karna pasti pria itu sedang kacau.

"Queen, syukur lah lo pulang. Lo ngga kenapa napa kan?" Tanya Yohan sedikit khawatir pada Valerine.

Cello langsung menyergah. "Lo ngga di apa apain kan?? Kita semua khawatir sama lo, Ve" Raut wajah Cello tampak cemas, namun pria itu lega karna melihat Valerine baik baik saja.

"Gue baik baik aja. Makasih udah khawatir sama gue"

Valerine tersenyum membalas ke-khawatiran Yohan dan Cello. Dia merasa di perhatikan oleh orang orang di sekitar nya.

"Lo berdua balik aja. Biar gue sama Ve yang disini" Ucap Daniel sembari duduk di salah satu sofa.

Yohan menautkan alisnya. "Lo yakin? Kalian baru sampe, ngga papa kita aja yang nemenin Kevin. Lagipula Queen baru pulang kan? Kalian istirahat aja" Ucapnya pada Sang Leader.

"Gue ngga papa kok, han. Kalian kan dari pagi udah jagain Kevin, gantian kita aja. Lo berdua bisa pulang"

Jika Valerine yang berucap mau tak mau mereka menuruti nya. Mereka bisa menolak perintah Daniel tapi tidak bisa menolak perintah dari Valerine, Sang Ratu memang sangat berpengaruh bagi mereka.

"Yaudah. Kalo gitu gue sama Yohan balik ya... kalian baik baik disini"

"Jaga diri baik baik, niel. Jagain Queen juga. Kata Dokter Kevin udah boleh pulang nanti sore, gue sama anak anak kesini lagi jemput kalian"

Dengan terpaksa Yohan dan Cello pergi meninggalkan dua sejoli itu bersama Kevin yang tertidur. Pria itu tampak tidak terganggu dengan keributan kecil itu, Kevin sangat nyaman berada di alam mimpi nya.

Valerine menempatkan dirinya di sebelah Daniel, kepala gadis itu bersandar pada bahu Tunangan nya. Dengan sayang Daniel mengelus rambut gadisnya yang harum strawberry, aroma itu membuat Daniel candu dan serasa ingin memakannya.

"Babe, kamu yakin mau ngomong sekarang?" Celetuk Valerine.

Daniel mengangguk. "Iya. Aku ngga mau nunda terus, takutnya makin banyak korban" Jawabnya.

"Iya sih. Aldo itu licik, dia bisa halalin segala cara buat hancurin kalian"

"Aldo emang licik"

Ditengah perbincangan mereka berdua, Tiba-tiba saja sebuah suara menginterupsi dan membuat perhatian kedua manusia itu teralih. Di sana Kevin telah bangun dari tidurnya dan menyela pembicaraan Daniel dan Valerine. Lebih tepatnya Kevin pura-pura tidur karna ingin mendengar apa yang kedua sejoli itu bicarakan. Sebenarnya Kevin sudah bangun tapi saat mengetahui kehadiran Daniel dan Valerine dia pura-pura tidur kembali.

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang