LEGACY | 08

125 14 6
                                        

Suasana menjadi semakin canggung setelah kedatangan Claretta

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suasana menjadi semakin canggung setelah kedatangan Claretta. Anak anak DEMONIOS yang biasanya rusuh pun mendadak diam, mereka merasa segan dengan Daniel dan wanita itu. Lando mengode teman temannya agar tidak berbuat kacau, Iqbal yang sering bercanda pun mendadak kalem.

Claretta yang melihat perubahan suasana itu pun menjadi kesal. Niatnya ingin mengacaukan Acara itu malah dirinya yang dibuat jengkel. Namun wanita itu masih tetap pada peran nya, berpura-pura baik dihadapan semua orang agar mendapat simpati.

"Tante... Cla mengganggu Acara kalian ya? Maaf ya Tante..." Claretta memegang tangan Jane sambil memasang wajah sedih

"Udah tau pake nanya! Sadar diri kek" Celetuk Sean sebal

"Se!"

Mendapat pelototan tajam dari Valerine membuat Sean terdiam. Jujur ingin sekali dia cakar wajah ayu milik Claretta, paras saja yang indan namun hatinya busuk.

"Maaf ya, Cla. Tapi sebaiknya kamu pulang. Perlu Tante panggil supir untuk mengantar kamu?" Jane menawarkan Supir untuk mengantar Claretta pulang.

Wanita menggeleng. "Cla masih mau disini, Tante. Dirumah sepi, Tante Rissa pergi jadi Cla sendirian. Ngga papa ya Cla disini dulu?" Dengan wajah memohon dia merayu Jane.

Daniel berdecak keras. Dia sudah muak dengan sikap seenaknya dari Claretta yang terkesan tidak tau diri.

"Lo mending pulang. Selagi gue masih baik sama lo, pulang sekarang juga" Usir Daniel

Claretta tetap menggeleng. "Tidak mau! Aku hanya sebentar disini, Hugo. Hanya sampai Tante Rissa kembali. Aku janji tidak akan lama"

"Udah ngga papa, Hugo. Biarin dia disini. Lagipula selama dia ngga macem macem biarin aja. Jangan terlalu keras sama perempuan"

Valerine mengusap punggung Daniel. Bukannya kasian pada Claretta, sama sekali tidak. Valerine hanya bermain peran menjadi Ibu Peri, sama seperti apa yang dilakukan oleh Claretta. Valerine sengaja melakukan itu agar Claretta panas.

"Hmm... Oke. Kalo kamu yang minta aku bisa apa?"

Gotcha!

Valerine melirik ke arah Claretta dengan seringai kecil, pertanda jika dia menang satu kosong dari wanita itu. Sementara Claretta semakin panas dibuat nya. Wajah nya sudah tidak bersahabat, alhasil dia memutuskan pergi.

"Tante.. Cla pergi aja ya. Maaf sudah mengacaukan Acara kalian" Tanpa mendengar jawaban dari Jane, Claretta langsung pergi begitu saja.

"Claretta!"

Tap!

Langkah Claretta terhenti kala ada yang memanggil nya. Dia berbalik dan bersitatap dengan Valerine.

"Why?" Tanya nya

"Cuma mau bilang. Jangan lupa dateng ke Pernikahan kita. Nanti gue kirim Undangan nya"

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang