LEGACY | 20

92 10 4
                                        

Siksaan demi siksaan Daniel lakukan pada Anto, bukan hanya Daniel tapi semua Inti DEMONIOS yang ada disana kecuali Yohan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siksaan demi siksaan Daniel lakukan pada Anto, bukan hanya Daniel tapi semua Inti DEMONIOS yang ada disana kecuali Yohan. Mereka menendang dan menghajar Anto bergantian tanpa ampun, bahkan Cello dan Yoshua turut melampiaskan amarah mereka. Kini sekujur tubuh Anto di penuhi darah nya sendiri, wajahnya babak belur, tangan kanan patah dan kaki yang mati rasa.

Siksaan mereka tidak main main, sedikit lagi mungkin Anto akan kehilangan nyawa nya. Daniel dkk sengaja tidak menggunakan senjata untuk menghajar Anto, mereka memilih menggunakan tangan kosong agar semakin terasa euphoria nya. Aneh memang.

Valerine sendiri hanya berdiri menyaksikan kekejaman yang Daniel perbuat. Dalam hati nya sama sekali tidak terbesit rasa kasihan melihat kondisi Anto, karna bagaimana pun juga penjahat tetap harus di hukum. Dia menatap Jasad Septian yang tampak mengenaskan, lalu melirik singkat ke arah Dimas. Pria itu menunduk dalam.

"Bebasin dia, han" Celetuk Valerine pada Yohan yang berada di sampingnya.

Yohan reflek menatapnya. "Siapa yang lo maksud, Queen?" Tanya Pria itu.

"Dimas"

Yohan terdiam mendengar jawaban Valerine. Dia tidak mungkin membebaskan Dimas tanpa persetujuan Daniel.

"Gue ngga punya kuasa untuk itu. Dia itu penjahat Queen, kenapa lo mau bebasin dia?" Yohan pun tak habis pikir.

"Lalu apa bedanya sama kalian? Kalian juga penjahat. Kalian bunuh orang kaya bunuh binatang. Gue ngga ngebela mereka, tapi apa lo mikirin nasib Istri sama Anak dia? Gue sih ngga peduli sama bajingan itu. Tapi Istri sama Anak nya?? Mereka ngga punya siapa siapa lagi. Anaknya bakal jadi Yatim dan Istri nya jadi Janda"

Valerine mengeluh panjang lebar. Dia sama sekali tidak peduli pada Anto atau siapa pun mereka, tapi dia peduli pada Istri dan Anak nya. Bagaimana reaksi mereka saat tau Suami dan Ayah nya mati? Meski begitu Valerine masih punya hati pada sesama perempuan.

"Lo juga punya Ibu sama Kakak perempuan. Gimana perasaan lo kalo di posisi mereka?" Ujar Valerie kembali. Yohan diam, dia tidak bisa menjawab.

"Jadi tindakan lo tadi cuma sandiwara, Queen? Lo seolah olah ngebela dia dan menjatuhkan kami. Tunangan lo itu Daniel, bukan Dimas. Ngapain lo bela dia?"

Yohan balik menyerang Valerine dengan ucapannya, entah kenapa dia merasa kesal dengan perkataan Valerine yang menyudutkan nya.

"Playing victim, huh? Gue baru tau sifat lo kaya gini, han. Udah gue bilang gue ngga bela siapapun, termasuk kalian. Gue juga perempuan, gue cuma kasian sama Istri sama Anak nya. Dan buat Dimas, dia ngga salah. Ada dia celakain Kevin? Engga kan?" Ujar Valerine ketus

Yohan terkekeh.

"Lo ada bukti dia ngga celakain Kevin, Queen? Apa lo ada di tempat kejadian? Stop bela bajingan itu. Kalo Daniel sampe tau dia pasti kecewa banget sama lo"

LEGACY || Sequel DEMONIOS GANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang