Chapter 55

384 0 0
                                    

Detik-detik terasa berjalan lambat saat kami menunggu dengan napas tertahan, bersiap untuk mengungkapkan rahasia yang selama ini tersembunyi. Aku merasakan jantungku berdebar kencang, dan ada sebersit ketakutan di dalam diriku. Bagaimana Aldi akan menerima semua ini? Apakah kebenaran ini akan menghancurkan hubungan kami?

Aldi menghampiri kami dan duduk di dekat Maya, gerakannya lambat dan hati-hati seolah sedang berusaha membaca suasana. Aku memperhatikan setiap langkahnya dengan napas tertahan, merasakan ketegangan yang pekat di udara. Suara langkah kakinya yang berat membuat detak jantungku semakin cepat.

Maya menarik napas panjang, matanya berkaca-kaca. "Aldi," ujarnya dengan suara lembut, "Ada sesuatu yang Ibu harus katakan padamu. Ini sulit, tapi Ibu ingin kamu tahu bahwa kamu tetap anak Ibu, bagaimanapun keadaannya. Ibu sangat menyayangimu." Ia berhenti sejenak, mengumpulkan keberanian.

Aldi mengerutkan kening, tatapan penasaran menghiasi wajahnya. "Apa itu, Bu?" tanyanya, suaranya terdengar sedikit gemetar.



~~~~~Lanjut di KK yah Cek Link Di Profile~~~~~

Pemuas Nafsu KeponakanWhere stories live. Discover now