26. Secret and weird

2.2K 174 7
                                        

Kina terbangun dari tidurnya karena merasakan sebuah tangan melingkar di pinggangnya. Kina membelalakan matanya saat melihat pemandangan luar biasa dari jarak dekat, yaitu Jiro yang masih terpejam dengan keadaan tidak memakai atasan seperti biasa.

Wajahnya tenang dan damai saat Jiro sedang tidur seperti ini, tidak ada tatapan kemarahan maupun sorot mata yang kejam dari dirinya. Tapi Kina tidak boleh terbuai, buat apa tampan kalau suka menyakiti fisik orang lain.

"Jiro, lo apain gue?" Kina memukul dada bidang lelaki itu.

"Gak ngapa-ngapain." Sahut Jiro dengan suara parau khas orang bangun tidur.

"Awas ih, gue mau bangun." Kina berusaha melepaskan dirinya. "Nanti dulu aja, jam berapa emang sekarang?" Tanya Jiro, ia semakin mengeratkan tangannya pada pinggang Kina.

"Jam 6,"

"Yaudah nanti dulu sih."

"Ck! gue malu tau kalo liat lo shirtless gini."

Jiro membuka matanya, dan menatap netra Kina dari dekat. "Kan gue yang gak pake baju? kenapa lo yang malu?"

"Iya okelah kalo emang lo seneng gak pake baju pas tidur. Tapi kan bisa jangan meluk gue gini. Perasaan gue juga, semalem gue tidurnya jauhan deh."

Jiro melepaskan tangannya, mengganti posisinya menjadi duduk. Dan diikuti Kina yang juga duduk di sebelah Jiro. "Semalem pas gue ke sini, badan lo panas. Kayaknya karena kebanyakan nangis. Gue cari tau di google katanya kalo skinship itu bisa nurunin suhu badan yang panas tinggi. Jadi yaudah sekalian cuddle aja."

Kina mencibir Jiro, "Skin to skin kali? lo belajar dari mana deh. Skin to skin itu berlaku buat bayi demam aja. Bapaknya yang nyentuh anaknya biar turun demamnya."

"Anak bayi aja paling lama skin to skin 60 menit. Ini lo semaleman, emang dasar aja modus." Kina beranjak dari kasur, bersiap untuk ke kamar mandi.

"Ya itu lah pokoknya, lo kan bayi. Bayi gue," ejek Jiro.

"Ogah, lo bapak gue dong berarti?" Cibir Kina.

"Mana ada, gue calon suami lo."

Kina memutar bola matanya. "Ogah."

Jiro terkekeh sampai matanya menyipit. "Anw Kin, hari ini gue gak bisa anter jemput lo kerja karena ada urusan. Gue udah minta tolong Gandhi ke sini, dia yang anter jemput lo hari ini. Kebetulan libur ngampus."

"Ih! gue sendiri aja kalo gitu. Naik bus."

Kina mengurungkan niatnya setelah mendapat tatapan tajam dari Jiro. "Ngomong sekali lagi coba."

Kina berdecak sebal. "Ck! yaudah iya sama Gandhi." Ucapnya final meninggalkan Jiro sendirian.

Setelah membersihkan dirinya, Kina keluar dari kamar dan berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah membersihkan dirinya, Kina keluar dari kamar dan berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum. Kina tersentak saat Bi Ani memanggilnya tiba-tiba.

DANGEROUSLY | Jihoon Treasure Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang