Once Upon A Time (1)

782 38 8
                                        

Raymond

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Raymond

Cattleya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Cattleya

——————————————————————-
Pertimbangan aq baru post cerpen ini adalah... karena cowoknya bejat😂*eh.. Meski diawali dengan 'pada zaman dahulu kala', ini bukan dongeng anak2 y😌
————————————————————

Pada zaman dahulu kala, hidup seorang Lord penyendiri di sebuah kastil di tepi desa. Lord muda telah menjadi pemilik lahan sejak usianya masih belasan tahun. Mengelola tanah serta penduduk yang tinggal di sana bersama seorang pria tua yang merupakan tangan kanannya. Meski masih sangat muda ketika lahan tersebut diwariskan kepadanya, namun Sang Lord melaksanakan tugasnya dengan baik. Menjadi kebanggaan ayahnya yang telah meninggal. Putra yang cerdas serta bertangan dingin. Sesuai keinginan ayahnya.

Suatu hari pada usia remajanya, Sang Lord berkeliling desa. Memastikan bahwa warga desa yang berada di bawah kekuasaannya, tak kekurangan suatu apapun. Sesuai perkiraan, semua warganya hidup sejahtera. Tidak kaya, tapi cukup makmur dan tidak pernah kekurangan makanan hangat di atas meja mereka. Saat Sang Lord telah bersiap menuju ke kudanya untuk kembali ke kastil, sosok gadis kecil itu tertangkap oleh pandangannya. Berambut sepucat dandelion dan mata sewarna pedang di pinggangnya, gadis bertubuh mungil itu menarik perhatiannya. Sang Lord mengubah arah tujuannya, mendekati si gadis kecil dan menanyakan namanya.

Cattleya, gadis itu menjawab malu-malu. Bahkan gadis sekecil itu bisa tersipu saat bicara dengannya. Sang Lord tahu bahwa dia adalah pria yang memikat, namun dia tidak mengira bahwa pesonanya juga dapat menjerat gadis semuda Cattleya.

Itu bagus, gumam Sang Lord dalam benak. Dia bertanya arah ke rumah Cattleya, meminta untuk menuntunnya ke sana.

Orang tua Cattleya begitu senang saat melihatnya. Tidak mengira Lord pemilik tempat yang mereka tinggali sudi untuk singgah. Lalu saat Sang Lord mengutarakan maksud kedatangannya, mereka menjadi lebih gembira. Karena Sang Lord berjanji akan menjamin hidup mereka, sebagai ganti atas Cattleya. Gadis yang dia inginkan.

Piece of My MindCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang