CHAPTER 20

37.8K 1.5K 14
                                        

20. PERKELAHIAN

Di sebuah kamar dengan pencahayaan remang-remang terdapat seorang pria yang tengah merokok untuk menghilangkan rasa stres, katanya. Asbak yang berada di atas meja sudah penuh dengan abu dan puntung rokok — entah sudah habis berapa batang rokok yang dia hisap.

Tidak ada udara yang masuk ke kamar itu membuat terasa sangat pengap. Apalagi di tambah dengan Asap putih pekat memenuhi penjuru kamar.

Ting...

Suara pesan masuk membuat pria itu segera mengambil ponselnya yang berada di atas meja. Dia membaca sebuah pesan yang dikirim oleh nomor yang tidak asing lagi bagi dirinya walaupun tidak pernah di save.

+62 823xxxxx
[Wow! Udah gak di blok lagi ni ceritanya.]
[Kenapa? Penasaran?]

Dengan santai dia membalas pesan itu sembari sesekali menghisap rokoknya yang berada diantara jari telunjuk dan jari tengahnya.

Anda
[Sejak kapan lo tahu mereka pacaran?]

Cukup lama dia menunggu balasan pesan yang dia kirim. Bahkan rokoknya sudah habis dan mengambil lagi batang rokok yang baru, memantik ujungnya mengunakan mengungkapkan korek lalu menghisapnya hingga asap putih keluar dari mulutnya.

+62 823xxxxx
[Gue lagi sibuk ngerjain tugas, nanti gue bls.]

⚘⚘⚘

"Aku pulang dulu, Kak Rafa, Leon."ucap Liona sebelum bangkit dari duduknya.

"Mau gue anterin gak?"tawar Rafa dan langsung di sambut gelengan kepala dari Liona.

"Gak usah kak, sopir aku udah nunggu dari tadi."tolak Liona. Rafa juga bangkit dari duduknya mengikuti Liona.

"Sekali lagi makasih loh Kak, Karena udah bantu kami ngerjain tugas. Nanti kapan-kapan aku traktir deh."ucap Liona dengan tersenyum lembut.

Rafa mengangguk kepalanya pertanda setuju lalu mengusak pucuk kepala Liona pelan,"Hati-hati di jalan."

Liona yang diperlakukan seperti itu seketika pipinya terasa memanas dan senyuman diwajahnya semakin terlihat jelas. Dia mengangguk kecil,"Oke, see you next time."

Liona melambaikan tangan kearah mereka berdua sebelum melangkah keluar dari cafe. Leon dari tadi hanya memperhatikan interaksi yang dilakukan oleh Rafa dan Liona, entah kenapa ada perasaan was-was melihat kedekatan mereka berdua.

"Apa liat-liat?!"ketus Rafa menatap tak suka kepada Leon. Ini termasuk rekor dia bisa duduk satu meja dengan Leon cukup lama.

"Sebaiknya jangan mainin perasaan dia."ucap Leon sambil memasukkan kembali buku-bukunya kedalam tas.

"Siapa? Liona?"kata Rafa lalu tersenyum miring mengingat sosok Liona,"Lagian tuh bocah polos, cocoklah buat main-main. Dia juga cantik gak kalah dengan mantan-mantan gue sebelumnya."

Seketika pergerakan tangan Leon terhenti, benarkan dugaannya, jika Rafa hanya ingin main-main dengan Liona atau lebih tepatnya merusak Liona seperti mantan-mantan Rafa.

Semua yang berhubungan dengan Rafa pasti tidak pernah berakhir dengan baik dan kebanyakan hubungan yang dijalani adalah hubungan Red Flag yang dimana Rafa lah yang memegang kendali. Bahkan Rafa tak segan-segan untuk main tangan jika tidak sesuai dengan keinginannya.

Mungkin di awal-awal Rafa akan selalu ngasih effort lebih ke si cewek, perhatian,baik, selalu memberi hadiah, pujian dan kasih sayang yang intens. Hingga akhirnya si cewek menjadi sangat bergantung secara emosional dan sulit untuk berpisah darinya. Dengan cara ini dia dapat memanipulasi dan mengendalikan pasangannya dan berharap si cewek akan mengikuti kehendaknya tanpa banyak pertimbangan.

Dalam psikologis ini disebut Love Bombing.

"Dan lo!" Rafa mendorong tubuh Leon hingga membuat Leon mundur beberapa langkah kebelakang,"Gak usah ikut campur urusan gue. Dan ingat lo masih punya utang sama bokap gue!"

⚘⚘⚘

Suasana kantin sekolah hari ini sangat menegangkan, terjadi perkelahian yang melibatkan anak pemilik sekolah ini, Alaska Dirgantara.

Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab perkelahian ini bisa terjadi, bahkan banyak orang bertanya-tanya apa yang bisa membuat Alaska semarah itu dan dengan membabi buta memukuli orang. Hingga orang yang dipikul terkapar tak berdaya di lantai.

Liona bergegas berlari menuju kantin untuk melihat apa yang terjadi, cukup penasaran apa yang dilakukan oleh pemeran utama pria satu itu.

What?! Apa-apaan ini? Kenapa Leon yang di tonjok,batin Liona setelah sampai di tempat kejadian.

Liona melihat Alaska yang hendak kembali memberi pukulan kepada Leon segera mendorong Alaska dengan kekuatannya yang tidak seberapa itu,"Gila Lo! Apa gak Liat dia udah sekarat kayak gitu."

Alaska menatap tajam kearah Liona yang ikut campur dengan urusannya. Dia mendorong tubuh Liona menjauh,"Gak usah ikut campur Lo!!"

"Woy! Anjing!"teriak Liona melihat Alaska kembali memukul wajah Leon dan menendang perutnya,"Mau bunuh Anak orang lo!"

Liona kembali mendorong tubuh Alaska menjauh dan segera mendekat kearah Leon yang sudah tak berdaya, terdapat ada beberapa lebam di bagian wajahnya yang terlihat jelas terutama di bagian sudut bibir.

Emosi Alaska masih memuncak dan masih ingin memukul Leon untuk melampiaskan kekesalannya selama beberapa hari terakhir. Namun, dengan sigap Liona memeluk tubuh Leon dan menutup matanya sendiri tapi rasa sakit itu tidak pernah datang membuat Liona kembali membuka matanya dan langsung melihat kearah Alaska.

"Lo juga mau main tangan sama cewek?"tanya Sean yang baru saja datang ke kantin sambil memegang lengan Alaska,"Kendalikan emosi Lo, bisa mati tuh orang."

Alaska memberontak melepaskan cekalan Sean lalu pergi begitu saja meninggalkan kekacauan yang dia perbuat. Sean hanya menatap punggung Alaska yang semakin menjauh lalu melihat kearah Liona yang masih memeluk Leon.

"Ayo gue bantu bawa ke UKS,"ucap Sean

Semua murid hanya memandang tidak percaya dan penuh tanda tanya dengan kejadian hari ini. Mulai dari kemarahan Alaska yang mereka tidak tahu apa kesalahan yang Leon perbuat hingga membuat Alaska memukulinya dengan membabi buta seperti tadi. Kedua, semua orang tidak menduga jika ratu drama SMA Ghanesa akan menolong Leon, apa hubungan mereka?

⌬ BERSAMBUNG ⌬

NOTE :

Buat yang masih kurang paham dengan Love Bombing itu apa kita bahas sedikit

Love Bombing adalah sebuah pola perilaku psikologis di mana seseorang atau pasangan berusaha mendekati pasangannya dengan memberikan perhatian berlebihan, pujian, hadiah, dan kasih sayang yang intens. Tujuan utama dari perilaku ini adalah menciptakan perasaan euforia dan kebahagiaan awal yang luar biasa bagi pasangan yang menjadi targetnya.

> Ciri-ciri love bombing

Memberikan perhatian berlebihan
Memberikan hadiah berlebihan
Perubahan sikap yang tiba-tiba (awalnya romance, akhirnya cuek)

Harus hati-hati jika ada orang yang kek Rafa, karena itu dapat membuat kalian terjebak dalam hubungan Red flag.

TERJEBAK DALAM NOVEL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang