CHAPTER 43

26.4K 1.1K 10
                                        

Hai... i'm back 🤗 lama banget ya?😭
jangan bosen ya nunggunya.

.
.
.

43. SEBUAH KEJUTAN??

Pagi yang cerah membawa kehangatan bagi semua orang. Namun, tidak untuk seorang Mawar yang pagi-pagi sudah dibuat keringat dingin oleh surat dari kantor polisi. Tangannya meremas kuat kertas itu hingga menjadi gumpalan, butiran keringat terlihat di dahinya.

Semua barang bukti sudah ia singkirkan, bagaimana bisa ini terjadi.

"Apa sih Ma isinya?"tanya Renata penasaran dan rasa penasaran itu semakin bertambah setelah melihat raut wajah Sang Ibu yang seperti orang ketakutan.

Apa yang membuatnya ketakutan?

Mawar menoleh, melihat Renata yang tengah berdiri disampingnya. "Bukan apa-apa kok, sayang."kilahnya sambil mengulas senyum tipis.

Renata mengerutkan keningnya melihat gelagat aneh dari Sang Ibu,"Mama sakit?"

Mawar benar-benar terlihat aneh di mata Renata apalagi ditambah dengan suara yang terdengar sedikit bergetar tadi.

Mawar tertawa hambar,"Mama sehat kok." Dia menjeda ucapan beberapa saat sebelum membuat keputusan,"Sekarang lebih baik kamu kemas barang-barang kamu...."

"Hah? Buat apa?"bingung Renata langsung memotong ucapan Mawar.

"Katanya, Renata mau liburan ke pantai 'kan? Nah, jadi kita akan liburan."jawab cepat Mawar tanpa kendala.

Hanya ini solusi yang dia pikirkan, ia tidak mau mendekam dibalik jeruji besi — penjara.

Renata menatap Mawar dengan alis berkerut, ia semakin merasa ada yang aneh dengan Ibunya ini. Dia bukan anak kecil lagi yang mudah untuk dikelabui dan langsung menerima tawaran Ibunya tanpa pikir panjang.

Ini pasti ada yang disembunyikan dari dirinya.

Kenapa tiba-tiba mengajaknya pergi ke pantai?

Dan, disaat seperti ini.

"Mama ini kenapa sih, Aneh banget. Tiba-tiba ngajak ke pantai. Ya, aku memang pengen kita liburan ke Pantai tapi, sama Papa juga. Dan disaat Papa belum ada kabar Mama malah ingin liburan, dimana perasaan Mama?"ucap Renata berbalut dengan rasa kesal.

Persetanan dengan Suaminya. Mawar benar-benar sudah merasa tidak aman lagi berada disini dan ia sangat yakin dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam pasti akan ada anggota kepolisian yang datang ke rumah ini.

Dia harus cepat-cepat pergi dari sini.

Renata kembali berucap. "Mama juga udah janji ya sebelumnya. Kalau hari ini kita akan menemui Papa."

Papa, papa, papa lama-lama muak Mawar mendengarnya. Bertemu dengan Andre? Yang benar saja, bisa dicincang abis dia.

"Renata! Turuti saja perintah Mama! Jangan membantah."seru Mawar penuh dengan penekanan.

"Sekarang, kemas baju-baju kamu dan jangan banyak tanya."

"Tap—"

TERJEBAK DALAM NOVEL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang